Breaking News:

Corona di Bali

Hasil Swab Test Tukang Bangunan di Desa Saba Gianyar Berubah Dalam Sehari

Seorang pekerja bangunan di Desa Saba Gianyar dinyatakan positif Covid-19, namun hari berikutnya dinyatakan negatif Covid-19

Dok Gianyar
Keluarga pasien positif di Banjar Banda, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Bali, saat menjalani rapid test, Minggu (19/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Masyarakat Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Bali, dibuat bingung oleh hasil swab test seorang pekerja bangunan, IMU (55), asal Banjar Banda, Desa Saba.

Sebab, sehari sebelumnya ia dinyatakan positif Covid-19, namun hari berikutnya dinyatakan negatif Covid-19.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu (19/7/2020), IMU sempat dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Gianyar, karena keluhan batuk yang tidak kunjung sembuh.

Saat itu, ia sempat mendapatkan swab test, Kamis (16/7/2020), di RSUD Sanjiwani, Gianyar, dan hasilnya keluar keesokan harinya dengan hasil positif Covid-19.

Namun setelah mendapat hasil tersebut, keesokan harinya IMU kembali mendapatkan hasil swab test yang isinya terbalik dari hasil sebelumnya.

Update Covid-19 di Bali 18 Juli, Tambahan Pasien Sembuh 66 Orang, Total 1.873 Orang

Swab Test 30.000 Spesimen Per Hari, Positif Covid-19 di Indonesia 18 Juli 2020 Tambah 1.752 Orang

“Awalnya hasilnya positif, lalu esoknya lagi hasilnya negatif. Kedua hasil itu sudah tersebar di banjar. Tentu kami dibuat bingung oleh hasilnya. Ini alatnya yang rusak atau bagaimana,” ujar seorang warga setempat.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Gianyar, Dokter I Nyoman Wawan Tirta Yasa mengatakan, tidak ada yang salah dengan alat swab test tersebut.

Namun, ia tak memungkiri hasilnya bisa berubah sangat cepat, tergantung imun tubuh yang bersangkutan.

Meski demikian, Wawan mengatakan, meskipun dalam dua hari menunjukkan hasil berbeda, namun dalam memberikan pelayanan kesehatan pada pasien, pihaknya mengacu pada hal terburuk, yakni hasil positif Covid-19.

Update Covid-19 Global 18 Juli 2020: 14 Juta Kasus, Tertinggi Amerika 3,7 Juta, Brasil 2 Juta

Update Covid-19 di Bali 18 Juli 2020: Positif 71 Orang, Sembuh 66 Orang, Meninggal 1 Orang 

“Hasil berbeda memang bisa terjadi dan yang menjadi acuan adalah yang positif, artinya pasien tersebut memang terpapar virus Covid-19, karena spesifitas pemeriksaan PCR mendekati 100 persen. Hari kedua bisa menjadi negatif apabila imunitas pasien baik, sehingga kadar virus yang terdeteksi di bawah ambang batas deteksi alat,” ujar Wawan.

Kelian Banjar Banda Kadek Merta Anggara mengatakan, Satgas Covid-19 Gianyar telah melakukan rapid test pada 12 orang keluarga pasien.

Dimana, kata dia, semua hasilnya non reaktif atau negatif Covid-19.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan karantina selama 14 hari terhadap warga tersebut.

Sementara untuk kebutuhhan sehari-hari selama karantina akan difasilitasi Satgas Goyong Royong Desa Adat.

“Tadi sudah di-rapid test, semua hasilnya negatif. Atas permintaan pihak puskesmas, warga kami tetap dikarantina secara mandiri,” ujar Anggara.

(*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved