Breaking News:

Polisi Klungkung Larang Warga Inapkan Layangan

Tidak diperbolehkan menginapkan layangan, karena risiko layangan terjatuh sangat mungkin terjadi.

ISTIMEWA
Layangan nyangkut di jaringan listrik 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Polres Klungkung mengantensi maraknya masyarakat yang bermain layang-layang di lokasi yang dapat menganggu ketertiban umum.

Bahkan kepolisian sudah membuat pemetaan, lokasi di Klungkung yang tidak diperbolehkan untuk bermain layang-layang.

“Kami tidak melarang warga untuk bermain layang-layang. Tapi perlu kami arahkan, agar warga saat bermain layangan tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Termasuk mengganggu kepentingan publik," ujar Kapolres Klungkung AKBP Bima Aria Viyasa, Minggu (19/7/2020).

Ia menegaskan, bermain layangan di tempat yang tidak semestinya bisa menganggu kepentingan publik.

Semisal dalam beberapa kejadian menyebabkan padamnya listrik, karena layangan yang kerap nyangkut di jaringan listrik bertegangan tinggi.

“Dengan pertimbangan hal tersebut, sehingga menurut kami sangat perlu adanya imbauan yang dapat mengatur para warga untuk bisa bermain layang-layang tanpa membahayangan diri sendiri dan orang lain, termasuk menganggu kepentingan umum," jelasnya.

Kapolres mengeluarkan beberapa imbauan, misalnya tidak bermain layangan di dekat tiang listrik atau jaringan listrik bertegangan tinggi.

Tidak diperbolehkan menginapkan layangan, karena risiko layangan terjatuh sangat mungkin terjadi, serta tidak menggunakan tali layangan yang mengandung tembaga, logam, dan besi karena sangat berbahaya jika bergesekan dengan kabel listrik.

Termasuk tidak membiarkan tali layangan melintang di jalan raya, karena bisa membahayakan pengendara motor atau pengguna jalan lainnya.

Selain mengeluarkan imbauan, Polres Klungkung juga membuat pemetaan untuk wilayah yang tidak diperbolehkan untuk bermain layangan, yakni di sepanjangan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra wilayah Desa Satra, Tankmung, hingga Desa Tangkas serta di sekitar GOR Swecapura.

Mengingat lokasi itu menjadi wilayah jaringan listrik bertegangan tinggi.

“Mari kita jaga tradisi kita bermain layang-layang, tapi tetap ingat keselamatan diri dan keselamatan bersama," ungkapnya. (*)

Tempat Terlarang
* Sepanjangan Jalan By Pass Ida Bagus Mantra wilayah Desa Satra, Takmung hingga Desa Tangkas
* Sekitar GOR Swecapura

Imbauan
* Tidak bermain layangan di dekat tiang listrik atau jaringan listrik bertegangan tinggi
* Tidak menginapkan layangan, karena risiko layangan terjatuh
* Tidak menggunakan tali layangan yang mengandung tembaga, logam, dan besi karena sangat berbahaya jika bergesekan dengan kabel listrik
* Tidak membiarkan tali layangan melintang di jalan raya karena membahayakan pengendara motor atau pengguna jalan

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved