Akses Masuk Pantai Padang Galak Dijaga Aparat Gabungan dan Pecalang
Seluruh akses jalan menuju Pantai Padang Galak, Kesiman, Denpasar, Bali sudah mulai dijaga ketat oleh aparat gabungan bersama dengan pecalang
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seluruh akses jalan menuju Pantai Padang Galak, Kesiman, Denpasar, Bali sudah mulai dijaga ketat oleh aparat gabungan bersama dengan pecalang, Senin (20/7/2020).
Penjagaan ini dilakukan agar tidak ada yang bermain layang-layang di Pantai Padang Galak.
Pantauan Tribun Bali, terlihat sejumlah aparat Satpol PP, Linmas, Babinsa, Pecalang dan tim penataan pantai sudah standby di dua jalan masuk ke Pantai Padang Galak.
Jika ada yang nekat masuk membawa layangan akan disuruh putar balik.
"Dari siang sampai sore ini belum ada yang bawa layangan ke sini. Mungkin masyarakat sudah mengetahui bahwa mulai hari ini tidak boleh dulu bermain layangan di sini," kata Sekretaris Desa Adat Kesiman, Nyoman Gede Widarsa saat ditemui di pos penjaag Pantai Padang Galak.
Di dua jalan masuk ke Pantai Padang Galak itu telah dipasangi spanduk pemberitahuan untuk menunda bermain layang-layang di Pantai Padang Galak karena Covid-19.
• Bersepeda Harus Punya Program Latihan Jelas? Begini Penjelasannya
• Pembelajaran Daring Dikeluhkan Orang Tua karena Siswa Diwajibkan Punya HP, Ini Kata Kadisdik Badung
• Labuan Bajo Bersiap jadi Tuan Rumah KTT G20, Pemerintah Cari Spot Wisata di sekitar Manggarai Barat
"Seperti kita ketahui bersama transmisi lokal itu kan luar biasa. Sedangkan yang main di sini adalah perorangan. Bukan organisasi sehingga siapa yang bertanggung jawab kalau terjadi kerumunan di sana kan sulit kita," ucap Widarsa
Larangan bermain layang-layang ini, kata Widarsa, karena ada intruksi dari Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra kepada Desa Kesiman.
Sehingga pihak desa menindaklanjuti dengan menggelar paruman adat dan dinas.
"Hasil paruman itu diputuskanlah mulai hari ini kegiatan main layang-layang agar ditiadakan ," kata Widarsa
• Proyek Geothermal Bedugul Ditakutkan Berdampak ke Lingkungan, Dewan Minta Pemprov Lakukan Kajian
• Tenaga Medis Khusus Tangani Pasien Covid-19 RS PTN Unud Telah Terima Insentif, Segini Besarannya
• Jelang Berkumpul dengan Skuad Bali United Lain, Spaso: Saya Tidak Sabar
Belum ada batasan waktu sampai kapan masyarakat dilarang bermain layang-layang di Pantai Padang Galak ini.
Namun demikian, rencana dari pihak adat bahwa penjagaan akan dilakukan selama 6 hari sampai tanggal 26 Juli 2020.
"Tapi nanti kita lihat situasi juga, kalau memang harus diperpanjang, kami perpanjang lagi," ujar Widarsa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/akses-jalan-menuju-pantai-padang-galak-kesiman-denpasar-sudah-mulai-dijaga-ketat.jpg)