Breaking News:

Jembrana Catat 179 Kasus DBD Selama Pandemi Covid-19

Di tengah Pandemi Covid-19, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi momok bagi keselamatan warga di Jembrana

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Di tengah Pandemi Covid-19, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi momok bagi keselamatan warga di Jembrana, Bali.

Hingga akhir Juli 2020 ini, ada sekitar 179 kasus DBD di Jembrana.

Data ini didapat dari Dinas Kesehatan Jembrana, Rabu (22/7/2020) kemarin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan, 179 kasus itu dimulai dari awal Januari lalu ada sekitar 22 kasus, kemudian Februari ada 18 kasus, Maret ada 40 kasus, April ada 39 kasus, Mei 35 kasus, Juni 11 kasus, dan Juli ada 14 kasus.

Kasus DBD cukup tinggi seiring dengan curah hujan atau musim hujan yang tiba.

179 kasus ini tersebar di lima kecamatan di Jembrana.

Pihaknya sudah berusaha maksimal melakukan penanganan berbagai penyakit lainnya di tengah merebaknya virus Corona.

"Kasusnya menyebar di semua kecamatan dan tidak hanya wilayah pesisir saja. Terbanyak di Kecamatan Negara, disusul Pekutatan, Melaya, Mendoyo dan terakhir Jembrana," ucapnya.

Dikatakan, di beberapa wilayah kota juga sempat ada kasus DBD.

Untuk penanganan, setiap ada kasus, pihaknya melakukan fogging.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved