Breaking News:

Luncurkan Buku di Tengah Pandemi Covid-19, Persma Akademika Unud Maknai Wacana Kampus Merdeka

Di tengah mencuatnya isu kampus merdeka dari Kemendikbud, Persma Akademika Unud meluncurkan buku 'Kampus Merdeka Membuka Makna'

Dokumentasi Persma Akademika Unud
Acara bedah buku 'Kampus Merdeka Membuka Makna' yang diterbitkan Pers Mahasiswa (Persma) Akademika Universitas Udayana (Unud) di Warung Men Brayut, Denpasar, Bali, Sabtu (25/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di tengah mencuatnya isu kampus merdeka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Pers Mahasiswa (Persma) Akademika Universitas Udayana (Unud) meluncurkan buku 'Kampus Merdeka Membuka Makna', di Warung Men Brayut, Denpasar, Bali, Sabtu (25/7/2020) kemarin.

Buku dengan tebal lebih dari 99 halaman tersebut berisikan 17 esai dari 17 penulis yang semuanya tergabung dalam Persma Akademika Unud.

17 esai yang dihimpun terbagi dalam lima bagian, di antaranya Bagian I Masih Dicari: Jati Diri Pendidikan Indonesia; bagian II Ekspektasi Tentangmu, Oh Kampusku; Bagian III Ini juga Salah Kami; Bagian IV Anomali Kebijakan di Universitas Udayana; dan Bagian V Ide Gila untuk Kampus Merdeka.

Pemimpin Redaksi Persma Akademika Unud Ni Nyoman Galuh Sri Wedari menuturkan, diluncurkannya buku 'Kampus Merdeka Membuka Makna' memang sebagai upaya menyemarakkan diskusi dari adanya wacana serupa yang dilempar oleh Kemendikbud RI.

"Wacana kampus merdeka sudah bergaung sejak Januari. Kami ingin menyadarkan bahwa sistem pendidikan kita sedang digodok lagi dan agar pembaca semakin aware," tuturnya.

Galuh menilai, selayaknya sebuah gagasan, wacana kampus merdeka yang dilahirkan Menteri Nadiem Makarim perlu ditelaah secara kritis.

Jangan sampai nantinya kebijakan kampus merdeka hanya sebagai ornamental dalam berbagai kebijakan di pendidikan di Indonesia.

Buku Kampus 'Merdeka Membuka Makna' ini diterbitkan juga sebagai peringatan HUTPersma Akademika ke-37.

Bukunya sendiri lahir dengan sampul berwarna hijau berisikan karikatur yang menggambarkan sebuah kampus dan sebuah tangan yang memegang kunci.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved