Breaking News:

Musda Tertunda, Kadin Bali Memanas, Ariandi Berangus 8 Pimpinan Kabupaten/Kota

Tensi internal di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali mulai memanas

Web Kadin
Logo Kadin. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tensi internal di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali mulai memanas.

Bahkan, rencana Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musdaprovlub) Kadin Bali yang rencananya akan diselenggarakan Senin (27/7/2020), dipastikan batal.

Salah satu penyebabnya yakni adanya surat yang diterima oleh Ketua Umum Kadin RI Rosan Perkasa Roeslani dari beberapa pimpinan Kadin di kabupaten/kota di Bali.

Dalam surat tertanggal 9 Juli 2020, yang ditembuskan juga ke Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Anindya Bakrie itu, memuat sejumlah persoalan serius dari para Kadin daerah.

Dari informasi yang diterima Tribun Bali, dari 9 pimpinan Kadin di kabupaten/kota yang ada di Bali, sebanyak 8 pimpinan diberangus oleh Ketua Umum Kadin Bali Made Ariandi.

8 daerah yang diberangus tersebut yakni Jembrana, Buleleng, Tabanan, Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem, dan Kota Denpasar.

Mereka mendapat Surat Keputusan Pemberhentian Dewan Pengurus, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Penasihat dari Kadin Provinsi Bali.

Satu-satunya Kadin yang tidak menjadi korban pemberangusan Ariandi hanya Kadin Badung.

Langkah Ariandi yang memberangus para pimpinan Kadin daerah tersebut mendapat perlawanan dari para pimpinan Kadin daerah tersebut.

Pasalnya, tindakan tersebut dinilai sewenang-wenang dan tidak mengikuti mekanisme sebagaimana yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin.

Halaman
1234
Penulis: Ragil Armando
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved