Breaking News:

Setahun 30 Penyu Diambil dari Tempat Konservasi untuk Upacara Agama

Untuk bisa mendapatkan penyu, setiap desa adat mengajukan surat permohonan ke Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Suasana Tempat Konservasi Penyu di Jalan Tukad Wisata Nomor 4, Serangan, Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam setahun, rata-rata 30 penyu diambil dari tempat Konservasi Penyu di Jalan Tukad Wisata Nomor 4, Serangan, Denpasar untuk sarana upakara.

Untuk diketahui, jenis upacara dengan tingkatan tertentu dalam Hindu memerlukan hewan langka.

"Biasanya yang ukuran 10 sentimeter sudah bisa dipakai. Tapi tergantung tingkatan upacaranya. Jumlahnya juga tergantung banyak tidaknya ada upacara," kata staf konservasi penyu, Wayan Indra, Minggu (26/7/2020).

Untuk bisa mendapatkan penyu ini harus memperoleh izin terlebih dahulu. Jika datang tanpa membawa surat izin, pihaknya tak akan memberikan penyu tersebut dengan alasan apapun.

Untuk bisa mendapatkan penyu, setiap desa adat mengajukan surat permohonan ke Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Dari PHDI mengeluarkan surat rekomendasi untuk dibawa ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Nantinya BKSDA yang memberikan persetujuan atau tidak.

"Kalau disetujui nanti diberikan surat. Surat itu nanti ditunjukkan ke sini," katanya.

Penulis: Putu Supartika
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved