Breaking News:

Sponsored Content

Bupati Giri Prasta Resmikan PAW Anggota BPD Mambal, Sibangkaja dan Pecatu

"Rumah penduduk kami fasilitasi untuk dijadikan fasilitas hotel. Tamu yang menginap akan membayar kepada masyarakat dan pajaknya ke pemkab. Itu konsep

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta saat mengambil sumpah janji dan meresmikan PAW anggota BPD Desa Mambal dan Sibangkaja serta Desa Pecatu di Puspem Badung, Senin (27/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengambil sumpah janji dan meresmikan Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Mambal dan Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal serta Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

Peresmian PAW tersebut dilaksanakan di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Senin (27/7/2020).

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda I Wayan Adi Arnawa, Kadis PMD Komang Budhi Argawa, OPD terkait serta Camat Abiansemal dan Kuta Selatan.

Anggota BPD yang dilantik yakni BPD Desa Mambal Ni Nyoman Yulianti wakil Banjar Undagi, anggota BPD Desa Sibangkaja I Made Widiana wakil Banjar Tengah dan anggota BPD Desa Pecatu I Nyoman Gunawan, SE wakil Banjar Giri Sari. PAW anggota BPD ini dikarenakan anggota BPD dari Mambal dan Sibangkaja mengundurkan diri dengan alasan karena kesibukan. Sementara salah satu anggota BPD Pecatu meninggal dunia. Anggota BPD yang baru akan melanjutkan tugasnya sebagai anggota BPD untuk masa bakti tahun 2019-2025.

Pemain Persib Bandung dan Pelatih Jadi Youtuber, Erwin Ramdani Berbagi Kebahagiaan

Berbahaya dan Rawan Longsor, Penataan Tebing di Tapal Batas Klungkung-Gianyar Dilanjutkan

Pemasaran Produk IKM di Bali Didorong Gunakan Platform Digital, Soroti Soal Kepercayaan Konsumen

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada anggota BPD yang baru diresmikan.

Pihaknya berpesan agar angota BPD yang baru dalam melaksanakan tugasnya harus bekerja dengan hati, sepenuh hati dan hati-hati.

Dengan tiga landasan ini akan muncul keinginan untuk bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja ikhlas dan bekerja tuntas.

Bupati juga menekankan dalam menjalankan tugasnya, BPD harus dapat menyamakan pola pikir dengan perbekel maupun perangkat desa sehingga pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berjalan baik.

"Bicara tentang desa, di mana desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang bisa mengatur dan menyusun hak-haknya sesuai dengan tatanan, begitu pula asal usul adat setempat. Ini sudah dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Untuk itulah kami minta antara BPD dengan Perbekel jangan sampai memiliki interpretasi yang berbeda. Kalau sampai interpretasinya berbeda, kita akan lambat jalannya. Itulah maka kita harus lakukan penyamaan pola pikir, sehingga tujuan tupoksi kita akan berjalan dengan baik," tegas Bupati.

Made Artana Tewas Tertimbun di Bangli, Polisi Ungkap Dugaan ini

Bali United Gelar Tes Swab Tertutup di Legian, Leonard Tupamahu: Lumayan Perih di Hidung

Hina Anaknya Juling, Sang Ayah Pukuli Ibu berinisial LHP Hingga Meninggal Dunia

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved