Breaking News:

Corona di Bali

Tenaga Harian Lepas DLH Buleleng Diberi Bantuan Sembako, Bupati Kembalikan Waktu Kerja 30 Hari

Tenaga harian lepas DLH Buleleng diberikan bantuan sembako, sebanyak 280 paket oleh Ketua DPRD Buleleng

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
DPRD Buleleng menyerahkan bantuan sembako untuk sejumlah tenaga harian lepas DLH Buleleng, di Buleleng, Bali, Senin (27/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pasca berkeluh kesah di Kantor DPRD Buleleng beberapa waktu lalu, sejumlah tenaga harian lepas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, diberikan bantuan sembako, sebanyak 280 paket oleh Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Senin (27/7/2020).

Gede Supriatna menyebut, bantuan sembako ini diberikan atas permintaan para tenaga harian lepas DLH Buleleng, saat menyampaikan aspirasi, Jumat (24/7/2020) lalu.

"Kemarin mereka minta agar diberikan bantuan sembako, sehingga kami, khususnya di fraksi PDI Perjuangan berupaya memenuhi keinginan tenaga harian lepas itu, dengan menyerahkan 280 paket sembako. Bantuan ini memang tidak seberapa, namun mudah-mudahan dapat meringankan sedikit beban mereka selama pandemi Covid-19 ini," terang Supriatna.

Sementara terkait aspirasi yang disampaikan oleh sejumlah tenaga harian lepas DLH Buleleng, Jumat (24/7/2020) kemarin, Supriatna mengaku sudah menyampaikannya langsung kepada Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Hasilnya, aspirasi tersebut sudah disetujui oleh bupati.

Artinya, bupati mencabut kebijakan Kepala DLH Buleleng, yang meliburkan para tenaga harian lepas DLH Buleleng dua hari dalam sebulan.

"Aspirasinya sudah direspon oleh bupati, dan akan direalisasikan di anggaran perubahan ini. Artinya, para tenaga harian lepas bisa bekerja full selama 30 hari. Sementara untuk jaminan kesehatannya, bupati masih akan mendiskusikannya dengan pihak ketiga, dalam hal ini BPJS Kesejatan agar segera terwujud," terangnya.

Sementara salah satu tenaga harian lepas DLH Buleleng, Gede Suardika menyebut, selama pandemi Covid-19 ini, pihaknya tidak pernah menerima bantuan sembako dari kantor.

"Ya kami mengucapkan terima kasih DPRD telah memberikan bantuan ini, karena selama pandemi, dari kantor belum pernah ada bantuan. Sementara terkait aspirasi kami, katanya sudah direspon oleh bupati, semoga cepat terealisasi," ucapnya.

Terpisah, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyebut, pengurangan hari kerja terhadap sejumlah tenaga harian lepas DLH Buleleng memang terjadi karena anggaran di seluruh daerah di-refocusing, dan dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved