Breaking News:

3 Pemain Sepakbola asal Nigera Diciduk Petugas Imigrasi, Mengaku Tinggal di Bali Mau Ikut Seleksi

Benar kemarin Imigrasi Denpasar melakukan pengamanan terhadap 3 Orang Asing Berkewarganegaraan Nigeria

istimewa
3 WNA asal Nigeria yang Diciduk petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mendatangi di Kos Elite RL Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Senin (27/7/2020). 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar menindaklanjuti informasi yang diterima  bahwa terdapat 3 orang Warga Negara Asing (WNA) yang diindikasikan tidak memiliki izin tinggal keimigrasian.

Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar mendatangi 3 WNA tersebut di Kos Elite RL, Jalan Pura Demak Barat, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali pada Senin (27/7/2020).

Tingkatkan Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar Gelar Rapat TIM Pora Badung

“Benar kemarin Imigrasi Denpasar melakukan pengamanan terhadap 3 Orang Asing Berkewarganegaraan Nigeria yang Diduga Melanggar Pasal 78 ayat 3 Undang-undang No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian,” jelas Humas Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali I Putu Surya Dharma, Selasa (28/7/2020).

Overstay di Bali, WNA Tanzania Akhirnya di Deportasi Pihak Imigrasi Denpasar

Tim yang melakukan pemeriksaan paspor kemarin menemukan bahwa ketiga WNA Nigeria tersebut yakni Henry Monday Ugwani, Emeka Joseph Anyakee dan Ugochukwu Godson Eze.

Mereka sudah tidak memiliki izin tinggal di Indonesia karena Izin tinggalnya sudah berakhir lebih dari 60 hari.

Tim kemudian membawa ketiga WNA Nigeria tersebut ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk dimintai keterangan mengenai kegiatan yang dilakukan serta pemeriksaan lebih lanjut.

Lantik 27 Petugas Imigrasi, Dirjen Imigrasi: Kita adalah Mitra Masyarakat

“Setelah dilakukan pemeriksaan ketiga WNA Nigeria tersebut terbukti telah melewati izin tinggal yang dimilikinya lebih dari 60 hari (sejak tahun 2018 dan 2019). Dan tujuan mereka datang ke Indonesia untuk seleksi di klub sepak bola,” ungkap Surya Dharma.

Kemudian pengakuan mereka, saat ini tidak memiliki biaya hidup untuk pulang ke negara asalnya.

Selain itu, belum ada moda angkut transportasi (penerbangan) untuk melakukan deportasi.

Surya menyampaikan saat ini ketiga orang tersebut ditempatkan di ruang detensi imigrasi dan menunggu proses administrasi untuk selanjutnya dikirim ke Rudenim Bali.

Layanan Izin Tinggal Keimigrasian Dalam Tatanan Kenormalan Baru

“Sore tadi sekitar pukul 15.30 WITA ke-3 WN Nigeria tersebut dipindahkan ke rumah detensi imigrasi untuk menunggu proses pendeportasiannya,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat jika menemukan atau mengetahui adanya WNA yang tidak jelas pekerjaannya di Bali, atau pun aktivitas WNA mencurigakan, atau mungkin melanggar keimigrasian tidak usah sungkan untuk melapor ke Kantor Imigrasi terdekat. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved