Breaking News:

Terlibat Kasus Penipuan Sertifikat Tanah, Ketua Koperasi Sedana Dituntut 3 Tahun Penjara

Sidang kasus penipuan dan penggelapan sertifikat tanah oleh terdakwa Ketua Koperasi KSP Sedana Yoga Sri Artini, 43 tahun, memasuki sidang tuntutan

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Sidang online kasus penipuan dan penggelapan sertifikat tanah oleh terdakwa Ketua Koperasi KSP Sedana Yoga Sri Artini, Senin (27/7/2020 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sidang kasus penipuan dan penggelapan sertifikat tanah oleh terdakwa Ketua Koperasi KSP Sedana Yoga Sri Artini, 43 tahun, memasuki sidang tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang yang digelar di tiga tempat ini, JPU menuntut terdakwa dengan tuntutan 3 tahun penjara.

Jaksa menganggap terdakwa terbukti melakukan penipuan atau dalam pasal 378.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Benny Octavianus.

Kasipidum Kejari Negara, I Gede Gatot Hariawan mengaku, menuntut terdakwa dengan tuntutan tiga tahun.

Jaksa menilai bahwa dalam dua pasal yang disangkakan terhadap terdakwa, untuk pasal 378 yakni menyangkut penipuan terbukti dalam pandangan jaksa.

Proses Bunyi hingga Terdengar Oleh Telinga, Ini Soal Dan Jawaban Kelas 4-6 SD, TVRI 28 Juli 2020

Rama, Bayi Berumur 14 Bulan di Yayasan Sayangi Bayi Akhirnya Diizinkan untuk Diadopsi 

Dibuka untuk 227 Orang, Berikut Syarat Penerimaan Calon Bintara PK TNI AD TA 2020 Kodam IX/Udayana

Karena itu, di sidang yang digelar, Senin (27/7/2020) jaksa meminta untuk kemudian majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa.

"Dengan ini yang mulia, menuntut terdakwa dengan hukuman tiga tahun penjara," ucap Gatot.

Kasus penipuan ini bermula saat terdakwa menguasai dengan dalih bahwa korban I Made Wirantara menjaminkan satu buku tanah asli Sertifikat Hak Milik No. 1726/Desa Manistutu seluas 5900 Meter persegi atas nama I Putu Sarwa (almarhum), yang merupakan ayah kandung dari Wirantara.

Rekomendasi PDIP Turun Pekan Ini untuk Pilkada Serentak Enam Daerah di Bali

Kisah Putu Puspawati Mendidik Anak Autis, Berubah Sedikit Saja Senangnya Luar Biasa

H-4 Hari Raya Idul Adha 2020, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Denpasar Mengalami Penurunan

Penjaminan sertifikat di bawah tekanan oleh terdakwa terhadap korban ini dinilai jaksa memenuhi unsur penipuan.

Atas hal ini, Kuasa Hukum Terdakwa Supriyono pun melakukan pembelaan terhadap klien ya atau terdakwa.

Dan atas hal ini, maka sidang kembali ditunda dengan sidang lanjutan agenda pembelaan oleh kuasa hukum pada Senin (3/8/2020) mendatang. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved