BWF Batalkan 4 Turnamen Bulu Tangkis di Asia, Mulai Taipei Open hingga Japan Open

Keputusan untuk membatalkan turnamen ini dibuat demi kepentingan kesehatan para pemain, penonton, relawan dan asosiasi anggota

Editor: Kambali
BADMINTON INDONESIA
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan bersalaman dengan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya usai tampil di final Indonesia Masters 2019, Minggu (27/1/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Federasi Bulu tangkis Dunia ( BWF) mengeluarkan keputusan pembatalan empat turnamen yang berlangsung di kawasan Asia Timur pada bulan September akibat perkembangan situasi pandemi yang masih mengkhawatirkan.

Dalam laman resmi BWF yang diakses hari Rabu, keempat turnamen yang dibatalkan pelaksanaannya yaitu:

  • Taipei Open (1-6 September)
  • Korea Open (8-13 September)
  • China Open (15-20 September)
  • Japan Open (22-27 September)

"Keputusan untuk membatalkan turnamen ini dibuat demi kepentingan kesehatan para pemain, penonton, relawan dan asosiasi anggota," kata Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund dalam pernyataan resminya seperti dilansir Antara.

"Kami sangat kecewa harus membatalkan turnamen, tetapi keamanan dan kesehatan semua orang yang terlibat adalah hal yang paling penting saat ini," tambahnya.

Tontowi Ahmad Pensiun dan Pamit dari Bulu Tangkis Ini Saatnya Mengucapkan Selamat Tinggal

BWF menyebutkan, keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan teknis, pengamatan situasi terkini, serta konsultasi dengan tuan rumah acara yang bersangkutan.

"Saya ingin menekankan bahwa anggota asosiasi sudah melakukan upaya signifikan di daerah mereka selama proses ini agar semua bersabar dan tetap berkomitmen kepada BWF," kata dia.

"Kami merasakan kekecewaan banyak orang di seluruh dunia yang menantikan kembalinya bulu tangkis, dan menghargai semua dukungan besar dari para penggemar dan mitra karena kami terus berusaha menggelar turnamen di sisa musim 2020," katanya menambahkan.

Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia Rekrut Pelatih Ganda Putra Asal Indonesia Flandy Limpele

Lebih lanjut Lund menyebutkan: " BWF akan terus menyesuaikan diri dengan perubahan untuk memastikan setiap kegiatan bulu tangkis sepenuhnya mematuhi peraturan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), otoritas kesehatan setempat, dan pembatasan perjalanan internasional dan domestik,"

Setelah pengumuman ini, BWF dan para mitranya secara ketat akan memantau dan mematuhi semua pedoman pemerintah tentang turnamen yang akan datang.

Pembaruan pada sisa turnamen untuk tahun 2020 akan dilakukan sesegera mungkin. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved