Breaking News:

Menparekraf Kagum pada Masyarakat Bali Tetap Optimistis Bangun Pariwisata

"Saya sangat mengapresiasi dan kagum kepada masyarakat Provinsi Bali, karena dalam kondisi seperti ini tetap optimis tetap positif untuk tetap membang

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf saat menghadiri acara di Peninsula Island Kawasan The Nusa Dua sore tadi, Kamis (30/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 beberapa bulan terakhir.

"Saya sangat mengapresiasi dan kagum kepada masyarakat Provinsi Bali, karena dalam kondisi seperti ini tetap optimis tetap positif untuk tetap membangun kepariwisataan ke depan" ujar Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat menghadiri Deklarasi Program Kepariwisataan dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Berbasis QRIS Serta Launching Aplikasi Love Bali di Peninsula Island Kawasan The Nusa Dua, Kamis (30/7/2020).

"Kini Bali telah siap mengimplementasikan protokol kesehatan pada tatanan era baru. Karena itu pada sore yang cerah ini, saya sangat berbahagia karena besok pariwisata domestik di Bali akan kembali dibuka. Pasti kita semua sangat excited, sangat gembira dan kita berharap besok perlahan kepariwisataan kita akan segera bangkit kembali," ungkap Menteri Wishnutama.

Menurutnya adaptasi terhadap tatanan baru dan keberlanjutan, unsur kesehatan dan keamanan menjadi hal yang utama dalam pertimbangan orang untuk melakukan perjalanan.

Sehingga penerapan hal ini (protokol) harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Pengacara Buronan Bank Bali Djoko Tjandra Anita Kolopaking Ditetapkan Sebagai Tersangka

Ibu Muda Dibuang Suami ke Sumur hingga Terkubur, Dianiaya hingga Tewas Baru Dibuang

Update Covid-19 di Bali: Total 2.788 Orang Sembuh, 524 Dalam Perawatan, 77 Positif

Kemenkomarves melalui kemenparekraf telah mempersiapkan berbagai strategi khusus bagi pemulihan ekonomi nasional di bidang pariwisata.

Dalam rangka memasuki era kenormalan baru ini melalui program reaktivasi pariwisata domestik pasca Covid-19.

Kebijakan strategis nasional bidang pariwisata ini bertujuan untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat khususnya di sektor pariwisata dengan menghidupkan kembali berbagai macam kegiatan-kegiatan ekonomi.

"Selain itu kami sangat mengapresiasi langkah dan dukungan Bank Indonesia dalam penerapan digitalisasi di kawasan destinasi wisata berbasis quick response code international standard (QRIS). Penerapan hal ini menjadi solusi untuk membangkitkan sektor pariwisata dalam mendukung tatanan kehidupan era baru karena tidak akan ada kontak fisik dalam interaksi atau cashless. Dengan QRIS menjadi tidak ribet lebih cepat dan kekinian," imbuhnya.

Sebut Badung Terpuruk, Disel Minta Semua Partai Menangkan Diatmika-Muntra di Pilkada

Kasus Sembuh di Denpasar Bertambah 34 Orang Capai 83,33 Persen, Positif Bertambah 15 Orang

Bupati Giri Prasta Beri Perhatian Masalah Krematorium di Tuka Dalung

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved