Breaking News:

Tujuh Dokter Hewan Pantau Idul Adha di Bangli, Salat Ied di Masjid Agung

Masjid Agung Bangli tetap melaksanakan Salat Idul Adha, Jumat (31/7/2020) dengan mengacu pada protokol kesehatan.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Petugas periksa hewan kurban. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tujuh dokter hewan ditugaskan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli untuk memantau kesehatan hewan kurban saat Idul Adha.

Mereka akan memeriksa kondisi hewan kurban, baik sebelum dan sesudah pemotongan.

Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, mengatakan, seluruh dokter hewan tersebut akan dibagi dalam dua tim.

Lima orang untuk melakukan pemeriksaan baik di Masjdi Agung Bangli dan dua orang di Masjid Al Muhajirin Kintamani.

“Mereka akan melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem,” ucapnya, Kamis (30/7/2020).

Sarma menjelaskan, pemeriksaan ante mortem untuk memeriksa kondisi fisik hewan sebelum dilakukan penyembelihan.

Apakah hewan tersebut cacat, memiliki penyakit, hingga cukup dan tidaknya usia hewan untuk disembelih.

Pemeriksaan ante mortem tergantung dari kesiapan pantia kurban. Sebab ada kemungkinan hewan ternak belum berada di masjid.

“Untuk di Bangli rencananya sore ini (kemarin) dilakukan pemeriksaan ante mortem. Sedangkan di Kintamani kami masih menunggu informasi,” tuturnya.

Sementara pemeriksaan post mortem, lanjut Sarma, bertujuan untuk memeriksa organ dalam hewan pasca disembelih.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved