Gubernur Koster Minta Pemerintah Pusat Membuka Pintu Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
Gubernur Bali, Wayan Koster, pun meminta pemerintah pusat mengevaluasi larangan warga negara asing (WNA) masuk Indonesia
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Eviera Paramita Sandi
"Berkenaan dengan itu, khusus untuk mengaktifkan serta menggerakkan perekonomian di Provinsi Bali ini, kami mohon kepada Bapak Menko Maritim dan juga Bapak Menteri Pariwisata kiranya kegiatan-kegiatan kementerian yang ada di Jakarta supaya mulai mengadakan rapat-rapat di Bali. Sehingga hotel-hotel kemudian juga restoran transportasi dan juga pelaku usaha kecil menengah dan koperasi di Bali mulai dapat menggerakkan perekonomian," harapnya.
Dengan begitu, kata Koster, harapan Presiden Joko Widodo pada triwulan ketiga perekonomian Indonesia khususnya Bali sudah mulai membaik.
Koster juga berharap aktivitas perekonomian yang ada di Bali bisa didukung penuh oleh Menko Luhut.
Khususnya yang berkaitan dengan upaya Bali untuk menggairahkan kepariwisataan serta menata pembangunan perekonomian dan infrastruktur yang ada di Bali.
Peraturan Menkumham
Koster juga menyampaikan rencana Bali membuka pariwisata untuk wisatawan mancanegara pada 11 September mendatang. Koster sangat berharap tahapan ketiga itu bisa dijalankan dengan baik.
"Untuk itu kami mohon agar Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 11 tahun 2020 tentang pelarangan sementara kedatangan orang luar negeri masuk wilayah negara Indonesia, kiranya dapat dievaluasi.
Jika ini masih berlaku maka tahapan ketiga untuk kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia termasuk ke Bali tidak akan bisa berjalan," kata Ketua DPD PDIP Bali ini.
Koster mengaku sudah sempat menelepon Mentri Luat Negeri Retno Marsudi dan Menkumham Yasonna Laoly kemarin siang.
Rencananya, kedua menteri tersebut akan datang ke Bali pada 10 Agustus nanti untuk membicarakan Peraturan Menkumham tersebut.
"Kami sangat berharap Bapak Menko Maritim agar membahas ini
dalam sidang kabinet, supaya Bali diberikan prioritas di dalam kaitan dengan dimulainya aktivitas pariwisata. Khususnya wisatawan mancanegara, makin lama ini diberlakukan makin sulit keadaan di Bali. Dan makin terpuruk dunia kepariwisataan di Bali, makin terpuruk dunia pelaku usaha yang ada di Bali. Karena itu kami sangat berharap agar agenda tahap satu, dua, dan tiga ini berjalan dengan sebaik-baiknya," jelas Koster.
Menpar Excited
Sementara itu, Menparekraf Wishnutama mengaku sangat mengapresiasi dan kagum kepada masyarakat Bali yang tetap optimis membangun kepariwisataan di tengah situasi pandemi.
Ia pun yakin pariwisata Bali akan bangkit lagi dengan mulai dibukanya tahapan kedua ini.
"Kini Bali telah siap mengimplementasikan protokol kesehatan pada tatanan era baru. Karena itu pada sore yang cerah ini, saya sangat berbahagia karena besok (hari ini, red) pariwisata domestik di Bali akan kembali dibuka. Pasti kita semua sangat excited, sangat gembira dan kita berharap perlahan kepariwisataan kita akan segera bangkit kembali," ungkap Wishnutama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wisman-asal-china-menikmati-wisata-kuliner.jpg)