Breaking News:

Yamaha

Penari Arja I Wayan Kencana Berbagi Cerita dan Tampil bersama Clekontong Mas melalui Live Streaming

Saya juga punya 12 video dengan konten komedi. Saya upload di akun Youtube saya di Sangitchannel. Dan respon masyarakat sangat bagus dan mendukung

Tribun Bali/Karsiani Putri
I Wayan Kencana hadir sebagai guest star dalam acara 'Makedekan Ajak Clekontong Mas' pada Minggu (2/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Program menarik dari Tribun Bali dan Yamaha FFS Bali, yakni 'Makedekan Ajak Clekontong Mas' kembali hadir pada Minggu (2/8/2020).

Masyarakat pun dapat menyaksikan acara ini melalui live streaming di sosial media Tribun Bali, yaitu Instagram dan Facebook Tribun Bali.

Selain Clekontong Mas, masyarakat juga dihibur dengan penampilan guest star I Wayan Kencana, seorang seniman kerawitan sekaligus penari Arja kelahiran 13 Desember 1972.

Tidak hanya terampil dalam menghibur penonton dengan penampilan serta suaranya yang unik, I Wayan Kencana juga membagikan pengalamannya selama menggeluti profesinya sebagai seniman Bali tersebut.

I Wayan Kencana telah menekuni dunia kerawitan dan tari sejak dirinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Yamaha Ngrujak, Clekontong Mas Ajak Masyarakat Mengenal Maestro Kendang Bali Pak Tut Nang

Ia juga memiliki sebuah grup yang disebut dengan Dadong Reot dan sering kali tampil ke luar daerah seperti Jakarta, Kalimantan, Lampung serta Lombok.

Ketika ditemui Tribun Bali pada Minggu (2/8/2020) siang, I Wayan Kencana pun menuturkan pendapatnya mengenai acara yang diusung oleh Tribun Bali dan Yamaha FFS Bali tersebut.

"Acara ini bagus sekali khususnya buat para seniman yang sekarang sudah memiliki profesi lainnya seperti yang sudah menjadi pegawai dan pekerjaan lainnya," tuturnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda Bali yang aktif berkesenian agar selalu bersemangat dalam berkarya dan tidak lupa untuk memanfaatkan teknologi yang saat ini terus berkembang pesat.

Clekontong Mas dan Wayan Narta Edukasi Masyarakat Mengenai Wayang

Salah satunya adalah dengan menunjukkan serta mempromosikan berbagai karya melalui sosial media sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal karya-karya tersebut.

Tidak hanya itu, dengan pemanfaatan sosial media secara maksimal dan benar, tentunya hubungan dan komunikasi antara penggiat seni dengan masyarakat bisa saling terhubung.

"Saya juga punya 12 video dengan konten komedi. Saya upload di akun Youtube saya di Sangitchannel. Dan respon masyarakat sangat bagus dan mendukung sekali," akunya. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved