Breaking News:

Liga Spanyol

Presiden Barcelona Pastikan Tidak Akan Mendatangkan Neymar atau Martinez

Meski kedua pemain tersebut telah lama dikaitkan dengan Camp Nou - khususnya Martinez - Bartomeu telah mengakui krisis virus corona

AFP/FRANCK FIFE
Neymar merayakan gol bersama Mauro Icardi dalam laga PSG vs Saint-Etienne pada final Coupe de France yang digelar di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Paris, Sabtu (25/7/2020) dini hari WIB. 

TRIBUN-BALI.COM - Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengatakan klubnya tidak akan dapat merampungkan transfer untuk menandatangani Laurato Martinez dari Inter Milan atau memulangkan Neymar dari Paris Saint-Germain musim panas ini.

Meski kedua pemain tersebut telah lama dikaitkan dengan Camp Nou - khususnya Martinez - Bartomeu telah mengakui krisis virus corona telah membuat keuangan klub berada dalam ketidakpastian sejauh ini.

Para suporter Barca berharap lini depan mereka diperkuat musim panas ini setelah dianggap kurang tajam musim 2019/2020.

Martin Braithwaite dikontrak dari Leganes sebagai transfer darurat karena krisis cedera yang melanda klub di pertengahan musim.

Bartomeu sekarang telah mengindikasikan klub raksasa Spanyol itu tidak akan bisa mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain-pemain bintang.

“Barca telah berbicara dengan Inter tentang Lautaro selama beberapa pekan terakhir, tetapi pembicaraan telah ditunda dengan persetujuan bersama. Situasi saat ini tidak memungkinkan untuk biaya transfer besar," akunya kepada Sport yang dilansir Goal pada Minggu (2/8/2020).

Tak Banyak yang Tahu, Suami Jaksa Pinangki bukan Orang Sembarangan, Polri Diminta Turun Tangan

Tak Hanya Jago Masak, 5 Zodiak Ini juga Diklaim sebagai Istri Idaman, Gemini Suka Bereksperimen

Dia juga menjelaskan bahwa Neymar berada di luar jangkauan.

“Dalam situasi saat ini, tidak. PSG juga tidak mau menjualnya, yang masuk akal karena ia salah satu pemain terbaik di dunia. Musim panas lalu kami berusaha sangat keras untuk merekrutnya, tetapi musim panas ini kami bahkan tidak akan mencobanya.“

"Klub kehilangan uang sebesar 200 juta euro (sekitar Rp3,46 triliun) antara Maret dan Juni. Bila situasinya tidak membaik, tidak akan ada orang di tribun, di museum atau toko-toko dan kami akan terus kehilangan uang."

"Ini akan menyebabkan kita merevisi rencana pengeluaran dan membuat kita menunggu. Kita harus beradaptasi,“ tambah Bartomeu.

Halaman
123
Editor: DionDBPutra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved