Breaking News:

Manipulasi Saham, Kris Wiluan, Eks Orang Terkaya di Indonesia Terancam 7 Tahun Penjara di Singapura

Pria bernama lengkap Kris Taenar Wiluan itu merupakan CEO perusahaan minyak lepas pantai dan jasa kelautan Indonesia, KS Energy.

kontan
Kris Taenar Wiluan - Presiden Direktur PT Citra Tubindo Tbk di Batam (8/2/2010). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGAPURA - Kris Wiluan (71) taipan Indonesia asal Batam didakwa dengan 112 tuduhan atas kasus kecurangan dan perdagangan saham semu (false trading and market rigging transaction).

Pria bernama lengkap Kris Taenar Wiluan itu merupakan CEO perusahaan minyak lepas pantai dan jasa kelautan Indonesia, KS Energy.

Ia juga salah satu pendiri Citramas Group Indonesia.

Pada Rabu (5/8/2020) pengadilan Singapura mendakwa Kris Wiluan dengan pelanggaran Pasal 197 dari Securities and Futures Act (SFA).

Menguak Sosok Reynhard Sinaga Pemerkosa 48 Pria di Inggris, Ayahnya Taipan Properti & Bos Sawit?

Dilansir dari Straits Times, Kris Wiluan dituduh memerintahkan karyawannya, Ho Chee Yen, untuk menyuruh seorang perwakilan broker dari CIMB Sekuritas (Singapura) melakukan perdagangan saham KS Energy, lewat akun perdagangan Pacific One Energy.

Perusahaan migas itu dijalankan oleh Wiluan dan terdaftar di papan utama Bursa Saham Singapura.

Transaksinya dilakukan beberapa kali antara Desember 2014 sampai September 2016, untuk mendongkrak nilai saham KS Energy.

Investor Legendaris Warren Buffett Raup Keuntungan Hampir Rp 600 Triliun dari Kenaikan Saham Apple

Atas peran yang dijalankannya itulah, Ho (56) juga dikenakan 92 tuduhan karena melanggar SFA.

Jika terbukti bersalah, Kris Wiluan akan dipenjara hingga 7 tahun dan denda maksimal 250.000 dollar Singapura (sekitar Rp 2,65 miliar, kurs Rp 10.611/dollar Singapura).

Mantan orang terkaya Indonesia Pada 2009 Kris Wiluan masuk peringkat ke-40 daftar orang terkaya Indonesia versi majalah Forbes.

Halaman
123
Editor: Kambali
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved