Corona di Bali
Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh Capai 86,54 Persen, 439 Orang Masih Berstatus Kasus Aktif
Kini sebanyak 439 orang yang terdiri dari 438 WNI dan 1 WNA masih tercatat sebagai pasien positif dalam perawatan (kasus aktif).
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM - Jumlah pasien Covid-19 yang telah sembuh di Bali terus merangkak naik.
Per Rabu (5/8/2020), pasien sembuh bertambah sebanyak 45 orang sehingga totalnya menjadi 3.130 orang.
Sehingga, persentase pasien sembuh telah mencapai 86,54 persen.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali juga kembali mencatat nihi kasus meninggal terkait Covid-19, sehingga jumlahnya tetap 48 kasus atau 1,33 persen.
Meskipun begitu, angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 juga masih terus bertambah.
Jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Bali telah mencapai 3.617 kasus setelah ada penambahan sebanyak 39 kasus transmisi lokal pada Rabu (5/8/2020).
Kasus positif Covid-19 di Bali masih didominasi oleh kasus yang penularannya melalui transmisi lokal, yakni sebesar 88,86 persen.
Kini sebanyak 439 orang yang terdiri dari 438 WNI dan 1 WNA masih tercatat sebagai pasien positif dalam perawatan (kasus aktif).
Mereka dirawat di 17 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.
Berdasarkan peta sebaran kasus, saat ini Denpasar masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak di Bali.
Hingga Rabu (5/8/2020), Denpasar telah mencatatkan jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 sebanyak 1.375 kasus.
Kemudian disusul Kabupaten Badung (515 kasus), Bangli (367 kasus), Klungkung (324 kasus), Gianyar (320 kasus) Karangasem (268 kasus), Buleleng (196 kasus), Tabanan (132 kasus), dan Jembrana (66 kasus).
Perkembangan Kasus Covid-19 di Denpasar
Rabu (5/8/2020) tercatat penambahan pasien positif Covid-19 di Denpasar sebanyak 9 orang.
Sementara yang sembuh sebanyak 19 orang.
Jumlah tersebut secara otomatis menambah jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.238 atau 90,03 persen, 14 atau 1,01 persen orang meninggal dunia, dan 123 atau 8,94 persen orang masih dalam perawatan.
Sedangkan angka kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.375 kasus.
"Hari ini tercatat penambahan pasien sembuh sebanyak 19 orang, kasus positif bertambah 9 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
Dewa Rai menjelaskan bahwa ke enam desa/kelurahan yang melaporkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 yakni Desa Peguyangan Kangin mencatatkan 2 kasus positif baru, Kelurahan Kesiman mencatatkan 2 kasus positif baru, Desa Dangin Puri Kauh mencatatkan 2 kasus positif baru.
Selanjutnya Desa Padangsambian Kelod, Kelurahan Pedungan dan Desa Pemogan mencatatkan penambahan kasus positif baru masing-masing 1 orang.
Sementara itu sebanyak 37 desa/kelurahan mencatatkan nihil penambahan kasus positif baru.
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 masih fluktuatif di Kota Denpasar.
Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif Covid-19.
Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.
Dewa Rai menambahkan bahwa walaupun saat ini kita sudah memasuki adaptasi kebiasaan baru, namun kasus positif baru di internal keluarga dan pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah masih menunjukan peningkatan.
Kedua klaster baru inilah menurutnya yang patut diwaspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar.
"Masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi," kata Dewa Rai. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-pemeriksaan-masker-bandara-ngurah-rai.jpg)