Acara Ngapel Edisi Ini Bagikan Berbagai Tips 'Jalan Aman Ala 2 Tak Di New Normal'

komunitas motor di Bali, yakni Komunitas 2 Tak Menolak Punah berkesempatan hadir dalam acara yang diusung oleh Tribun Bali dan Yamaha FFS Bali.

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Karsiani Putri
Founder Komunitas '2 Tak Menolak Punah', Gus Tolet (kanan) hadir sebagai narasumber dalam Acara Ngobrol Akhir Pekan Live 'Ngapel' yang digelar pada Sabtu (8/8/2020) dengan tema 'Jalan Aman Ala 2 Tak Di New Normal' 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Salah satu komunitas motor di Bali, yakni Komunitas 2 Tak Menolak Punah berkesempatan hadir dalam acara yang diusung oleh Tribun Bali dan Yamaha FFS Bali.

Acara Ngobrol Akhir Pekan Live 'Ngapel' yang digelar pada Sabtu (8/8/2020) ini mengusung tema 'Jalan Aman Ala 2 Tak Di New Normal'.

Dalam acara kali ini adapun narasumber yang dihadirkan, yakni Founder Komunitas '2 Tak Menolak Punah', Gus Tolet.

Acara yang dipandu oleh Host Tribun Bali, Kambali, ini pun dikemas dengan menarik dan tentunya kaya akan edukasi serta tips-tips dari Gus Tolet.

"Pesan-pesan Saya pastinya tetap jaga kesehatan. Sudah jelas kalau imun tubuh kita bagus pastinya kita tidak akan terjangkit virus. Dan kalau keluar ruangan, ingat pakai masker dan selalu jaga jarak.

Kami anak-anak 2 Tak Menolak Punah kalau sedang touring sudah pasti selalu memakai masker dan menjaga jarak," ucap Gus Tolet.

Kepada Tribun Bali, Gus Tolet menuturkan bahwa komunitasnya tersebut telah berdiri sejak tahun 2018 lalu dan hingga saat ini, komunitas tersebut telah berhasil menghadirkan berbagai event seperti salah satunya adalah Kopdar dan Touring.

Namun, dikarenakan pandemi Covid-19 ini beberapa acara yang telah direncanakan pun hanya menjadi sekedar rencana tanpa ada tindak lanjut mengingat adanya pandemi tersebut.

Gus Tolet pun mengaku menyambut baik ketika diminta menjadi narasumber dalam acara Ngobrol Akhir Pekan Live 'Ngapel' edisi kali ini.

"Kegiatan ini bagus banget. Walalupun gerak kami dibatasi karena kondisi sekarang ini, tapi Yamaha dan Tribun Bali selalu ada pergerakan untuk tetap berkomunitas.

Seperti yang Saya bilang tadi, apalah arti komunitas kalau tanpa ada pergerakan .

Ujung-ujungnya membosankan dan lama kelamaan akan hilang," ungkap Gus Tolet. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved