Breaking News:

Corona di Bali

Tabanan Tambah Sembilan Kasus Positif, Empat Pasien Adalah Kluster Keluarga

Tabanan Tambah Sembilan Kasus Positif, Empat Pasien Adalah Kluster Keluarga

iStock
Update Covid-19 di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tabanan kembali melonjak. Sembilan warga Tabanan dinyatakan terkonfirmasi positif, Minggu (9/8/2020).

Kasus tersebut terjadi karena adanya transmisi lokal dan empat kasus diantaranya merupakan klaster keluarga di Desa Dauh Puri, Kecamatan Marga.

Empat pasien klaster keluarga tersebut merupakan hasil dari tracking pasien (keluarganya) merupakan tenaga medis di rumah sakit yang terkonfirmasi positif sebelumnya.

Semua telah menjalani swab tes dan dinyatakan positif.

Namun, empat pasien tersebut tanpa gejala sehingga dilakukan isolasi mandiri di rumahnya dengan pengawasan ketat satgas gotong royong desa setempat.

Menurut data dari gugus tugas, selain empat orang yang merupakan klaster keluarga, lima pasien lainnya yakni dua orang dari Desa Mengesta Kecamatan Penebel, dan masing-masing satu orang dari Desa Abiantuwung Kecamatan Kediri, Desa Penatahan Kecamatan Penebel dan Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan.

Sehingga secara akumulatif, total kasus terkonfirmasi positif di Tabanan hingga saat ini mencapai 155 kasus.

Rinciannya, 122 warga telah dinyatakan sembuh, dalam perawatan 31 warga, dan dua orang dinyatakan meninggal dunia.

"Ada sembilan tambahan kasus terkonfirmasi positif per hari ini (Minggu). Semua telah ditangani oleh gugus tugas.

Kemudian untuk sembilan pasien tersebut ada yang menjalani karantina mandiri karena tanpa gejala, dan ada orang warga lainnya menjalani perawatan di UPTD RS Nyitdah," jelas Juru bicara GTPP Tabanan, I Putu Dian Setiawan seijin Ketua Harian GTPP Covid-19 Tabanan, I Gede Susila, Minggu (9/8/2020).

Dian melanjutkan, penambahan kasus dalam beberapa hari ini memang cukup meningkat signifikan.

Dan penyebabnya adalah karena terjadinya transmisi lokal. Selain merupakan hasil tracing dari pasien positif sebelumnya, juga ada pasien positif baru yang memang baru diketahui setelah dilakukan screening saat ingin berobat lantaran gejala demam, batuk dan sesak.

"Dengan adanya peningkatan kasus ini, kami harapkan masyarakat kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan serta PHBS untuk mencegah dan menghindari terjadinya kasus atau penularan baru," imbau mantan Kabag Humas Setda Tabanan ini.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved