Breaking News:

Sponsored Content

Tanam 100 Pohon, Bupati Giri Prasta Akan Intensifkan Pembangunan Taman Gumi Banten

Upaya menjaga dan melestarikan kawasan hulu sebagai daerah konservasi dan resapan air terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung yang bersinergi

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Giri Prasta saat melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak di areal kawasan Pura Dang Kahyangan Pucak Tedung Petang, Minggu (9/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Upaya menjaga dan melestarikan kawasan hulu sebagai daerah konservasi dan resapan air terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung yang bersinergi dengan berbagai pihak.

Pada Minggu (9/8/2020), Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Dandim 1611 Badung Made Alit Yudana, Kadis DLHK Badung Wayan Puja dan Kabag Humas Made Suardita, bersinergi dengan Desa Adat Sulangai, Petang melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak di areal kawasan Pura Dang Kahyangan Pucak Tedung.

Adapun jumlah pohon yang ditanam sebanyak 100 batang yang terdiri dari 2 jenis yakni pohon yakni cemara udang sebanyak 65 batang dan pohon pule sebanyak 35 batang.

Bupati Giri Prasta mengatakan, kegiatan penanaman pohon di kawasan Pura Pucak Tedung merupakan implementasi dari Tri Hita Karana sebagai wujud nyata Pemkab Badung dalam melestarikan lingkungan dan kawasan suci.

Wifi Bisa Langsung Digunakan di Rumah, Banjar di Badung Diminta Kreatif Manfaatkan Internet Gratis

Hilang Penglihatan, Terpidana Mati Asal Malaysia Meninggal, Tak Akui Barang di Koper Suami

Benarkah Ada Serangan Roket Saat Ledakan Besar di Beirut? Perhatikan Video dan Pernyataan ini

"Hari ini kita melakukan penanaman pohon pule dan cemara udang di kawasan areal pura Pucak Tedung. Mengapa pohon pule, karena pohon pule sebagai penghasil air merupakan pohon yang kita sakralkan dengan beragam manfaat, kulit pohonnya bisa dijadikan obat dan kayunya bisa dijadikan sebagai Tapakan Ida Batara. Demikian pula halnya dengan cemara udang, daun pohon ini selalu digunakan sebagai pelengkap upacara," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Giri Prasta kawasan Pura Pucak Tedung yang terbagi dalam tiga kawasan, yakni utama, madya dan sor mandala akan selalu dijaga kesuciannya.

Dengan menerbitkan pelarangan pembangunan selain bangunan untuk pura.

Pihaknya juga menegaskan akan mengintensifkan pembangunan Taman Gumi Banten dengan memanfaatkan laba Pura Pucak Tedung seluas 19 hektar.

Pada taman ini akan ditanami dengan pohon-pohon sarana upacara dan tanaman obat-obatan.

Lewandowski Makin Ganas, Top skor Liga Champions, Peluang Bayern Munchen Raih Treble Winner Terbuka

Barcelona Vs Napoli, Messi Ungguli Capaian Cristiano Ronaldo, Bawa Barca Lolos ke Perempat Final UCL

Hasil Liga Champions, Bayern Munchen Vs Chelsea, Robert Lewandowski Buat Chelsea Merana

"Dengan optimalisasi pemanfaatan laba Pura Pucak Tedung sebagai Taman Gumi Banten dan Taman Usada, kita harapkan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat kita akan tanaman yang dibutuhkan sebagai sarana banten maupun obat, sehingga kita tidak perlu bergantung lagi dengan daerah lain. Ke depan, setiap kecamatan juga akan kita bangun artinya segala lini sudah kita pikirkan," tegasnya.

Bupati juga menyampaikan kawasan Pura Dang Kahyangan Pucak Tedung dengan Taman Gumi Banten dan Taman Usadanya akan diproyeksikan menjadi tempat wisata religi dan wisata ekologi, sehingga mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat Desa Adat Sulangai dan Petang.

"Saya ingin menjadikan kawasan Pura Pucak Tedung sebagai tempat wisata religi dan wisata ekologi sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pengempon, dengan catatan harus tetap menjaga kesucian areal kawasan ini. Dan kami selaku pemerintah daerah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Dandim beserta jajaran, Penglingsir Puri Petang, Bendesa Agung Pura Pucak Tedung maupun masyarakat Sulangai Petang sebagai pengempon pura yang sudah ikut terlibat pada kegiatan penanaman pohon pada hari ini," imbuhnya seraya menambahkan bahwa ke depan paradigma industri pariwisata akan berubah di mana wisatawan akan lebih memilih berwisata alam daripada wisata urban.

Semarak Merah Putih, Polres Bangli Kibarkan 75 Bendera di Puncak Gunung Abang

Hasil Liga Champions, Bayern Munchen Vs Chelsea, Robert Lewandowski Buat Chelsea Merana

Sementara itu, Bendesa agung Pura Pucak Tedung Ida Bagus Rai Manuaba menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta beserta jajaran Pemkab Badung, karena sudah banyak memberikan bantuan dalam pembangunan dan penataan kawasan areal Pura Pucak Tedung.

"Kami mewakili masyarakat pengempon Pura Dang Kahyangan Pucak Tedung menyampaikan terimakasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran Pemkab Badung yang sudah membantu pembangunan dan penataan kawasan areal Pura Pucak Tedung karena sangat bermanfaat bagi kami selaku pengempon pura serta ke depan kami akan selalu mendukung apa yang menjadi program Bapak Bupati," katanya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Petang Wayan Darma, Jajaran Kodim 1611 Badung, penglingsir Puri Petang, Pj. Perbekel Sulangai, Kelian Dinas se-Desa Sukangai dan tokoh masyarakat desa adat setempat. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved