Breaking News:

Sponsored Content

BUMDesMa Nusa Jaya Ditunjuk Sebagai Pengelola Proyek NSLIC/NSELRED

Kabupaten Klungkung, Bali, terpilih mendapat dukungan pengembangan kapasitas

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
BUMDesMa Nusa Jaya Ditunjuk Sebagai Pengelola Proyek NSLIC/NSELRED 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kabupaten Klungkung, Bali, terpilih mendapat dukungan pengembangan kapasitas melalui Skema Dana Inovasi Responsif/Responsive Innovation Fund (RIF) Proyek National Support for Local Investment Climates/National/ Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSLIC/NSLERED) untuk pengembangan Inovasi Produk Olahan Rumah Keong dalam mendukung Kawasan Pariwisata Nusa Penida.

Terkait hal tersebut, Pemkab Klungkung menggelar rapat penunjukan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesMa) Nusa Jaya sebagai Pengelola Proyek NSLIC/NSELRED.

Rapat dipimpin Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta diruang rapat Bupati, Senin (10/8/2020).

Hadir Kepala Baperlitbang Kabupaten Klungkung Wayan Wasta, Kepala BPMDPPKB Kabupaten Klungkung Wayan Suteja, Pengurus BUMDesMa dan Pendamping program.

BUMDesMa Nusa Jaya menaungi 16 desa yang berada di Kecamatan Nusa Penida untuk mendukung Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) tersebut.

Program RIF merupakan kerja sama kemitraan antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) berupa dana hibah yang disediakan untuk membantu pemerintah daerah dan/atau lembaga lokal untuk mengembangkan cara-cara baru (inovasi) dalam melakukan pekerjaan dan meningkatkan kinerja mereka, yang pada akhirnya memberikan manfaat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta mengaku sangat mendukung program tersebut dan menjadi perhatian serius di dalam membangkitkan perekonomian khususnya di Nusa Penida.

Dirinya juga langsung menugaskan agar pengurus BUMDesMa ini bisa merancang program-program kedepan secara maksimal dan sesuai dengan harapan kita bersama.

Menurutnya perkembangan rumput laut juga sangat diharapkan menjadi tujuan utama untuk dibudidayakan ke depan dengan sebaik-baiknya.

"Nusa Penida sangat dikenal dengan rumput lautnya mari bersama-sama jaga produktivitasnya dari hulu hingga hilir agar kedepan semakin lebih baik," ujar Bupati Suwirta.

Lebih lanjut, Bupati Suwirta juga menambahkan agar para pengurus bisa memperkuat komitmen untuk merancang program-program.

Langkah ini dilakukan agar apa yang kita akan buat bisa berjalan dengan maksimal.

"Perkuat komitmen didalam merancang program, semoga upaya ini bisa membuahkan hasil yang maksimal kedepan," harap Bupati Suwirta. 

(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved