Breaking News:

Ini Informasi Mengenai Perubahan Jam Operasional Pod Bali Chocolate Factory

Tak terkecuali adalah Pod Bali Chocolate Factory yang merupakan salah satu tempat wisata sekaligus edukasi mengenai coklat

ist
Suasana di Pod Bali Chocolate Factory yang tengah menerapkan salah satu dari bagian protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Semenjak adanya pandemi Covid-19 banyak perusahaan, perkantoran, hingga tempat wisata yang merubah jam oprasionalnya.

Tak terkecuali adalah Pod Bali Chocolate Factory yang merupakan salah satu tempat wisata sekaligus edukasi mengenai coklat.

Di Pod Bali Chocolate Factory ini sendiri, nantinya pengunjung dapat mengetahui lebih lengkap mengenai coklat karena pengunjung akan diajak untuk mengenal asal mula berasalnya coklat.

Mulai dari informasi siapa saja yang terlibat dalam pengolahan, bagaimana cara pengolahannya sampai dengan pembuatan coklat oleh pengunjung sendiri yang nantinya akan dibawa pulang.

Serta pengunjung juga akan diajak untuk mencicipi ke 22 varian rasa coklat yang telah diproduksi oleh Pod Bali Chocolate Factory.

Sales Manager, Victor S menuturkan bahwa kini terdapat perubahan jam oprasional di Pod Sanur, Bali , yakni buka dari pukul 09.00-18.00 WITA sedangkan sebelumnya POD Sanur buka hingga pukul 21.00 WITA.

Sedangkan untuk kedua cabang lainnya tidak ada perubahan jam oprasional.

Untuk Pod Origin buka dari pukul 09.00 -17.00 WITA dan POD Factory buka dari pukul 09.00-18.00 WITA.

"Kalau saat ini kami lebih menerapkan social distancing. Yang biasanya di POD Mengwi kita bisa muat 500 orang setiap satu kali masuk, tapi sekarang hanya bisa setengahnya saja. Kini hanya maksimal 200 orang perharinya yang bisa masuk ke POD di Mengwi," ucap Victor.

Ia pun menjelaskan bahwa semua lokasi POD Bali Chocolate Factory telah melaksanakan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Tentunya sama dengan anjuran dari Pemerintah seperti wajib pakai masker, sarung tangan, pengecekan suhu, cuci tangan dan juga di setiap pintu masuk, kami sediakan fasilitas westafel agar pengunjung bisa cuci tangan sebelum masuk lokasi POD," terangnya.

Victor juga menuturkan bahwa pihaknya pun rutin menyelenggarakan promo di platform belanja online serta promo di outlet guna menarik kembali perhatian pasar akan produk POD Chocolate.

"Kami juga ada stand khusus setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu dan kami sudah jalan dari dua bulan lalu. Pengadaan stand ini dengan tujuan kami ingin semakin mengenalkan coklat kepada masyarakat soalnya Pod Chocolate sendiri lebih terkenal di luar daripada didalam Balinya sendiri. Dan kami juga ingin mengenalkan bahwa coklat itu sehat dan baik bagi imun tubuh serta ini juga sebagai persiapan dalam rangka Gerakan Makan Coklat Nasional," jelasnya.

Stand khusus tersebut hadir setiap pukul 09.00-10.00 WITA di Lapangan Lumintang, Denpasar, Bali dan setelah itu, stand akan dibuka dibeberapa daerah seperti salah satunya adalah Kota Tabanan. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved