Breaking News:

Corona di Bali

Pembelajaran Daring Banyak Dikeluhkan, Sekolah di Klungkung Diminta Kesiapan Pembelajaran Tatap Muka

Dinas Pendidikan Klungkung mulai meminta setiap sekolah untuk melakukan persiapan pembelajaran tatap muka

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Siswa di Klungkung, Bali, sedang menjalani pembelajaran daring di rumah, Kamis (19/3/2020) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Dinas Pendidikan Klungkung mulai meminta setiap sekolah untuk melakukan persiapan pembelajaran tatap muka.

Hal ini menyusul banyak keluhan dari masyarakat, terkait efektivitas pembelajaran secara daring.

Meski demikian, pembelajaran dengan tatap muka tidak serta merta dapat dilakukan dan masih harus menunggu keputusan dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Klungkung.

Kadis Pendidikan Klungkung I Dewa Gd Dharmawan menjelaskan, sebenarnya tidak ada masalah berarti terkait teknis penerapan pembelajaran daring di Klungkung.

Berdasarkan pendataan Dinas Pendidikan Klungkung 93 persen sekolah menengah pertama bisa dapat melaksanakan pembelajaran secara daring.

Sementara untuk sekolah dasar, ada 86 persen yang dapat melaksanakan pembelajaran secara daring.

Sementara sisanya dilakukan fokus dengan pembelajaran secara luring (luar jaringan),

Hanya saja dalam pelaksanaanya, para orangtua justru mengeluhkan dua sistem pembelajaran itu karena dinilai tidak efektif.

Hal ini juga sempat menjadi fokus pembicaraan ketika Komisi III DPRD Klungkung melakukan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan, Senin (10/8/2020) lalu.

"Kami tidak melakukan survei, apakah mayoritas masyarakat mengeluhkan pembelajaran secara daring dan luring, serta ingin kembali dengan pembelajaran tatap muka. Tapi beberapa masyarakat memang mengeluhkan itu, dan hal ini juga disampaikan dewan," ujar Dewa Gde Dharmawan.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved