Breaking News:

Masa Terparah Industri Penerbangan, 90 Persen Penumpang Hilang Akibat Covid-19

Diprediksinya, industri airlines memerlukan waktu 2-3 tahun untuk bisa bangkit dari masa pandemi corona ini.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Gambar oleh ThePixelman dari Pixabay
Foto ilustrasi pesawat terbang 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Industri penerbangan terhantam keras akibat adanya pandemi Covid-19 di dunia tak terkecuali di Indonesia.

Ilham Habibie, Komisaris Utama PT Regio Aviasi mengatakan, maskapai baik dalam dan luar negeri kehilangan 90 persen penumpangnya, sehingga membuat roda bisnis penerbangan terpuruk.

"Masa seperti ini (Covid-19), airlines kehilangan 90 persen penumpangnya, lagi parah-parahnya industri," kata Ilham Habibie dalam sebuah diskusi daring, Rabu (12/8/2020).

Putra sulung BJ Habibie tersebut mengatakan, akibat kondisi tersebut imbasnya permintaan pesawat baru menurun.

Kasus Covid-19 di Indonesia Meningkat, Pembukaan Wisman 11 September ke Bali Kemungkinan Ditunda

"Tidak perlu banyak pesawat. Banyak yang mengembalikannya, tidak jadi membeli pesawat," ujarnya.

Diprediksinya, industri airlines memerlukan waktu 2-3 tahun untuk bisa bangkit dari masa pandemi corona ini.

"2-3 tahun lah baru bisa pulih 90 persen lagi ada penumpang. Maskapai seluruh dunia merasakan Boeing, Airbus juga (sepi)," kata Ilham Habibie.

Sedangkan Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan, kini penumpang pesawat masih didominasi oleh masyarakat yang melakukan perjalanan dinas.

Postingan Kacung WHO Jerinx SID Berujung Penetapan Tersangka Dan Ditahan di Rutan Polda Bali

Sejak April hingga Juni 2020, persentase perjalanan penumpang kategori pariwisata sangatlah kecil, dan lebih banyak yang melakukan perjalanan dinas," ucap Awaluddin dalam diskusi online, Rabu (12/8/2020).

Saat ini, persentase pergerakan penumpang pesawat dengan tujuan pariwisata masih di angka 15 persen pada Juli 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved