Breaking News:

Mengenal Kamala Harris, Disebut Donald Trump Tak Pantas Jadi Cawapres karena Orangtuanya Imigran

Trump menyebut Harris tidak pantas menjadi wakil presiden karena orang tuanya adalah imigran.

AFP VIA GETTY IMAGES/OLIVIER DOULIERY
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Partai Demokrat Joe Biden dan Kamala Harris tampil bersama di gym Sekolah Alexis I. DuPont di Wilmington, Delaware, Rabu siang (12/08/2020) 

TRIBUN-BALI.COM- Presiden AS Donald Trump selama bertahun-tahun, mengkampanyekan teori konspirasi yang disebut "birtherism".

Teori tersebut berawal saat ada keraguan apakah mantan Presiden Barack Obama adalah benar warga negara AS dan pantas menjadi presiden.

Dilansir Insider, Trump telah menyebarkan konspirasi tersebut antara tahun 2011 dan 2016. 

Obama kemudian memperlihatan akta kelahirannya, yang menunjukkan dirinya lahir di Hawaii.

Kemudian pada Kamis (14/8/2020) lalu, Trump menyebarkan konspirasi yang serupa kepada senator Kamala Harris, yang baru saja ditunjuk Joe Biden sebagai pasangannya pada pemilihan presiden-wakil presiden mendatang.

Trump menyebut Harris tidak pantas menjadi wakil presiden karena orang tuanya adalah imigran.

Harris merupakan wanita kulit hitam, keturunan India-Jamaica.

Namun Harris lahir di Oakland, California yang menjadikannya warga negara AS.

Orang tua Harris memperoleh gelar doktor dari University of California, Berkeley pada tahun 1963 dan telah tinggal di AS selama beberapa tahun sebelum putri pertama mereka lahir.

"Saya mendengar hari ini bahwa dia tidak memenuhi persyaratan," kata Trump kepada wartawan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved