Breaking News:

Dinkes Badung Siapkan Anggaran Rp 5,6 Miliar untuk Pengadaan Obat-obatan

Untuk menjaga ketersediaan obat di setiap Puskesmas di Kabupaten Badung, Bali, Dinas Kesehatan setempat melakukan pengadaan obat-obatan

Istimewa
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung dr I Nyoman Gunarta. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG – Untuk menjaga ketersediaan obat di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) di Kabupaten Badung, Bali, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan pengadaan obat.

Bahkan, pada pengadaan obat kali ini Dinkes setempat menyiapkan anggaran mencapai miliaran rupiah.

Pada Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Badung tertera proses tender dengan pagu anggaran sebesar Rp 5.625.817.451 dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 3.203.501.655.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta tak menampik pengadaan obat tersebut.

Ia mengatakan pengadaan obat itu merupakan kegiatan rutin yang dilakukan Dinas Kesehatan dalam setahun. 

“Itu kegiatan rutin, seperti biasa kita memang melakukan penyediaan obat. Anggaran perkiraannya pun mencapai Rp 3,2 miliar,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2020).

Dokter asal Desa Sibang Gede, Abiansemal Badung itu, mengatakan pengadaan obat dilakukan untuk semua puskesmas yang ada di Kabupaten Badung, sehingga penyediaan obat di tengah pandemi Covid-19 ini tetap ada.

“Badung kan memiliki program Krama Badung Sehat (KBS) dengan pengobatan gratis. Jadi kami menyiapkan dalam bidang kesehatan,” bebernya.

Lebih lanjut mantan Direktur RSD Mangusada itu menjelaskan, selain obat, pihaknya juga menyiapkan perbekalan kesehatan yang lainnya, seperti alat kesehatan.

Semua itu menurutnya akan diserahkan kepada puluhan puskesmas yang ada di Gumi Keris.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved