Breaking News:

Corona di Bali

Hasil Swab Keluar Dalam 3 Jam, Laboratorium PCR BRSU Tabanan Ditarget Beroperasi Minggu Depan

BRSU Tabanan menargetkan laboratorium PCR (Polymerace Chain Reaction) akan mulai beroperasi pekan depan

Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi test swab covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - BRSU Tabanan menargetkan laboratorium PCR (Polymerace Chain Reaction) akan mulai beroperasi pekan depan.

Bahkan, pihak rumah sakit telah melaksanakan uji fungsi terkait alat tersebut dan dinyatakan sudah berfungsi dengan baik.

Hanya saja, BRSU Tabanan masih menunggu kedatangan lemari biosafety yang diperkirakan datang dalam beberapa hari ke depan.

"Alatnya (PCR) kan sudah diterima dari provinsi bulan lalu. Semua peralatan penunjang, SDM serta penataan ruangan juga sudah kami lakukan. Sehingga targetnya minggu depan sudah mulai operasi," kata Direktur BRSU Tabanan, dr Nyoman Susila saat dikonfirmasi, Minggu (16/8/2020).

Dia melanjutkan, selain menyiapkan sarana pendukung, pihak rumah sakit juga sudah melakukan uji fungsi terhadap alat yang digunakan untuk uji swab mendeteksi virus Covid-19 juga sudah dilakukan dan hasilnya memuaskan.

Sarana penunjangnya di antaranya alat ekstraktor dan biosafety cabinet serta alat lainnya berfungsi agar virus tak mencemari ke luar.

Penyiapannya juga didukung oleh Pemkab Tabanan melalui anggaran BTT karena anggaran yang diperlukan sekitar Rp 800 Juta. Kemudian SDMnya juga sudah kita siapkan sekitar 4-5 orang karena bekerja secara shift.

"Kami juga sudah selesai uji fungsi, dan sudah berfungsi dengan baik," imbuhnya.

Ketika beroperasi, kata dia, hasil swab tak lagi menunggu hingga 2-3 hari, melainkan bisa diketahui dalam waktu beberapa jam saja (3 jam).

Rencananya laboratorium ini akan digunakan untuk uji swab di wilayah Bali barat, yakni Jembrana, Buleleng, serta Tabanan.

Kemudian untuk uji sampelnya bisa dilakukan beberapa kali dalam sehari.

Sebab, dalam sekali uji, bisa melakukan uji swab terhadap 36 sampelnya.

Disinggung mengenai kendala atau kekurangan dari kesiapan pengoperasian alat PCR tersebut, dr Susila menyatakan hanya masih menunggu kedatangan lemari biosafety yang diberangkatkan ke Bali dengan cargo laut.

"Untuk sarana semua sudah lengkap tinggal menunggu kedatangan lemari biosafety saja yang diperkirakan datang dalam beberapa hari lagi. Mungkin besok atau lusa akan di cek apa sudah sampai Denpasar atau belum," tandasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved