Breaking News:

24 Orang Meninggal Akibat Laka Lantas di Jembrana Sepanjang Tahun 2020

Kasus kecelakaan lalu lintas di Jembrana, Bali, pada tahun 2020 bisa dikatakan menurun dibanding tahun 2019 lalu

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Kasatlantas Polres Jembrana IPTU Shinta Ayu Pramesti. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kasus kecelakaan lalu lintas di Jembrana, Bali, pada tahun 2020 bisa dikatakan menurun dibanding tahun 2019 lalu.

Begitu juga angka meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di sepanjang 70 kilometer lebih jalur Denpasar-Gilimanuk yang berada di wilayah hukum Polres Jembrana, pun demikian.

Angka pengguna jalan meninggal pada tahun 2020 ini, hingga Selasa (18//8/2020), tercatat ada sebanyak 24 orang.

Kasatlantas Polres Jembrana IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, untuk angka kasus, dibanding 2019 lalu memang mengalami penurunan.

Karena jumlah pengguna jalan secara traffic juga menurun dibanding tahun sebelumnya.

Angka kasus kecelakaan  lalu lintas tahun 2020 sekitar 107 kasus, dan 24 pengguna jalan meninggal dunia.

Sedangkan, pengguna jalan luka berat tidak ada, dan hanya 136 orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas, dengan total kerugian materiil sebanyak Rp 200 juta lebih.

"Tahun ini angka kecelakaan menurun ya, kalau dibanding tahun lalu dengan rentang waktu yang sama," ucapnya, Rabu (19//8/2020).

Untuk tahun 2019 lalu, Shinta menyebut ada sekitar 134 kasus, dan pengguna jalan yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas sebanyak 40 orang.

Sedangkan, pengguna jalan yang mengalami luka berat ada 4 orang, pengguna jalan yang mengalami luka ringan ada 152 orang, dengan total kerugian materi Rp 300 juta lebih.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved