Breaking News:

Kejari Jembrana Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

Bupati Jembrana I Putu Artha menghadiri pemusnahan barang bukti kejahatan yang dilakukan Kejari Jembrana, Rabu (19/8/2020)

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Kajari Jembrana Pipiet Suryo Priarto Wibowo dalam pemusnahan barang bukti di Kantor Kejari Jembrana, Rabu (19/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Bupati Jembrana I Putu Artha menghadiri pemusnahan barang bukti kejahatan yang dilakukan Kejari Jembrana, Rabu (19/8/2020).

Barang bukti itu merupakan tangkapan penegak hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap untuk dimusnahkan.

Bupati Artha mengatakan, penyalahgunaan narkotika cenderung meningkat selama setahun terakhir, dan merupakan masalah bersama.

Sehingga perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk melakukan pencegahan peredarannya.

“Narkotika telah memasuki segala lapisan masyarakat. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak bisa terpengaruh narkotika, karena itu perlu diwaspadai,” ucapnya.

Data yang dihimpun, pemusnahan barang bukti dilakukan terhadap puluhan jenis barang bukti dari 27 perkara pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Barang bukti bernilai ratusan juta yang dimusnahkan berupa sabu-sabu, pistol soft gun, senjata tajam, handphone, dan pakaian dari para pelaku tindak pidana umum.

Senada dengan Bupati Artha, Kajari Jembrana Pipiet Suryo Priarto Wibowo mengaku, kasus narkotika di Jembrana meningkat.

Selain dari jumlah kasus, jumlah barang bukti narkotika juga meningkat.

"Meningkatnya kasus narkotika ini harus jadi perhatian bersama, agar selalu waspada. Jaga anak-anak dari pengaruh narkotika,” tegasnya.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved