Breaking News:

Sartana Hidup Nomaden untuk Kelabui Kejaran Polisi, Gelapkan Uang Rp.107 Juta

Jajaran Unit Reskrim Polsek Kediri berhasil membekuk pelaku penggelapan uang yang sudah buron selama 1,5 tahun, Selasa (18/8/2020).

Polsek Kediri
Foto : Pelaku (baju merah) saat sedang diperiksa oleh penyidik Polsek Kediri, Selasa (18/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Jajaran Unit Reskrim Polsek Kediri berhasil membekuk pelaku penggelapan uang yang sudah buron selama 1,5 tahun, Selasa (18/8/2020).

Adalah I Wayan Sartana (30) yang nekat membawa kabur uang hasil penjualan mobil seorang warga asal Desa Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.

Kini pelaku sedang dalam penyelidikan lebih lanjut di Mapolsek Kediri.

Menurut informasi yang diperoleh, pengungkapan kasus tindak pidana penggelapan uang penjualan mobil ini sudah dilaporkan pada pertengahan bulan Januari 2019 lalu oleh warga bernama I Gusti Arya Astika (47).

Bupati Artha Resmikan Pemanfaatan Anjungan Betutu Gilimanuk

Dipanggil Tak Menjawab, Buruh Proyek di Kerobokan Kuta Ini Kaget Temukan Wiwit Dalam Kondisi Begini

Pencegahan Stunting Dimulai dari Wanita Remaja, Pemberian Tablet Tambah Darah hingga Garam Beryodium

Saat itu, pelaku ini mengambil mobil toyota berwarna putih beserta identitas kendaraan tersebut untuk dijual.

Setelah berhasil menjual mobil tersebut mendapat uang senilai Rp. 107 Juta.

Namun, uang hasil penjualan tersebut justru tidak diberikan kepada korban.

Korban yang merasa telah ditipu langsung melaporkan ke Polsek Kediri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Selama 1,5 tahun lamanya, pelaku ini terkenal licin dan hidup nomaden atau berpindah-pindah.

Sehingga hal tersebut membuat polisi bekerja ekstra keras untuk memburu pelaku.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved