Breaking News:

Cerita Satpol PP Kota Tangerang Gerebek Praktik Prostitusi, Pakai Strategi Karena Ada Pengawalan PSK

Namun, karena saking rapinya bisnis prostitusi di apartemen tersebut, pihaknya sempat berkali-kali ketahuan.

Net
Ilustrasi PSK 

 TRIBUN-BALI.COM - Satpol PP Kota Tangerang berhasil menggerebek praktik prostitusi online di sebuah apartemen.

Dalam penggerebekan tersebut petugas Satpol berpura-pura sebagai pelanggan.

Namun, karena saking rapinya bisnis prostitusi di apartemen tersebut, pihaknya sempat berkali-kali ketahuan.

Dilansir dari TribunJakarta agar tidak terendus aparat, para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang menyewa kamar mendapat pengawalan dari pemilik unit apartemen.

Percepat Ketersediaan Vaksin Covid-19, Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Dua Perusahaan China

Surabaya Kembali Jadi Zona Merah Akibat Adanya Ratusan Kasus Baru Covid-19 Dua Hari Terakhir

Rilis Single Pertama dan Menyanyi Sendiri, Erik Sondhy Rilis Lagu Sudah Cukup

Tamu-tamu yang akan memanfaatkan jasa PSK tersebut sangat diperhatikan.

 Transaksi bisa dibatalkan jika para pengawal melihat ada gejala kurang beres.

PSK mendapat pengawalan

Bisnis prostitusi di Apartemen Aeropolis terungkap dari kerja Satpol PP Kota Tangerang yang menyamar sebagai calon pelanggan.

Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Ghufron Falfeli mengaku tidak mudah menjaring para kupu-kupu malam online tersebut.

Pasalnya, para PSK yang menyewa kamar mendapat pengawalan dari pemilik unit apartemen yang disewakan dengan tarif Rp 250 ribu perhari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved