Breaking News:

Ratusan Grup Konspirasi di Facebook Dihapus, Ini Alasannya

Dengan pembatasan ini, grup tersebut tak lagi direkomendasikan ke pengguna dan lebih sulit ditemukan dalam kotak pencarian.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Pexels
Ilustrasi login facebook. 

Meski sudah dihapus di ketiga media sosial, video itu masih bisa tersedia di laman Fox News.

Tim kampanye The Trump kemudian menuduh perusahan-perusahaan media itu bias terhadap Trump.

Mereka justru mengatakan Trump menyampaikan sebuah fakta.

"Perusahaan media sosial bukan yang menentukan kebenaran," kata Courney Parella, juru bicara kampanye.

Sementara itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan mayoritas pasien Covid-19 adalah orang dewasa.

Beberapa anak-anak dan bayi juga ada yang sakit karena infeksi virus corona.

Mereka juga bisa menularkannya kepada orang lain.

Menurut analisis WHO, dari 6 juta kasus Covid-19 antara 24 Februari dan 12 Juli, sekitar 4,6 persennya adalah anak-anak berumur 5-14 tahun.

Pihak Gedung Putih belum memeberikan tanggapan.

Namun, dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih, Trump kembali mengulang klaimnya bahwa virus corona hanya berdampak kecil kepada anak-anak.

"Anak-anak dapat mengatasinya dengan sangat baik," kata dia kepada wartawan.

Dia mengatakan sistem kekebalan anak-anak sangat kuat dan itu didasarkan pada statistik.

Itu adalah pertama kalinya Facebook menghapus postingan Trump karena informasi yang keliru, kata juru bicara Facebook.

(Tribunnewswiki/Tyo)

Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved