Breaking News:

Gubernur Bali Belum Bisa Memastikan Kapan Pembukaan Pariwisata Bali Untuk Wisman

Sebelumnya Menkumham Yassona Laoly dan Menlu Retno Marsudi bertemu Gubernur Bali pada tanggal 10 Agustus lalu.

Tribun Bali/Putu Candra
Gubernur Bali, Wayan Koster saat menghadiri pemberian remisi di Lapas Kerobokan, Senin (17/8/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Gubernur Bali Wayan Koster belum bisa memastikan kapan pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara dibuka.

Keputusan apakah jadi atau tidak pariwisata Bali untuk wisatawan mancanegara pada 11 September mendatang dibuka, Koster mengatakan masih ada peraturan Menkuham. 

"Tentu kita belum bisa mengatakan kepastiannya saat ini karena masih ada Peraturan Menteri Hukum dan HAM No.11 tahun 2020 tentang pelarangan sementara orang asing berkunjung ke wilayah Indonesia," kata Gubernur Wayan Koster, Jumat (21/8/2020) usai menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri bidang Perekonomian di kawasan The Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Saat disinggung mengenai Pemerintah Pusat yang baru akan membuka pintu masuk wisman ke Indonesia di awal bulan Desember mendatang, menurutnya belum tentu itu menjadi acuan pihak Pemprov Bali.

"Belum tentu. Jadi kita masih melihat dinamika di dalam negeri dan luar negeri. Di dalam negeri, di Bali sendiri juga masih belum terlalu kurang disiplin," jawabnya.

Sebelumnya Menkumham Yassona Laoly dan Menlu Retno Marsudi bertemu Gubernur Bali pada tanggal 10 Agustus lalu.

Menurutnya dalam pertemuan tersebut ia menyampaikan rencana pembukaan kembali pariwisata Bali untuk wisman pada 11 September mendatang.

Namun rencana tersebut sepertinya belum dapat dilakukan.

"Tanggal 10 Agustus yang lalu kita sampaikan rencana kami untuk membuka pariwisata untuk wisatawan mancanegara. Tadinya bulan September, tapi Ibu Menlu melakukan kajian-kajian sehingga kemungkinan itu baru bisa bulan Desember. Itu pun masih sangat terbatas dan juga belum pasti karena masih melihat perkembangan dalam negeri dan luar negeri mengenai Covid-19," papar Wayan Koster.

Sebelumnya, Menko Martim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga sempat menjawab soal waktu pembukaan Bali untuk wisatawan asing.

Menurutnya hal itu belum dapat dilakukan saat ini karena Indonesia sangat berhati-hati karena masih menyebarnya virus Corona atau Covid-19. 

"Belum itu. Tunggu domestik saja dulu, tenang-tenang. Kita tidak mau buru-buru jadi ada yang bilang kita tidak perhatikan Covid. Justru kita hati-hati. Tapi hati-hati juga tidak juga lebay apa yang sudah bisa dilakukan ya dilakukan. Ya mati juga kalau sama sekali tutup atau lockdown makanya kita tidak memilih itu (lockdown)," jawabnya seusai membuka kegiatan di Pantai Mengiat The Nusa Dua, Rabu (19/8/2020).

Luhut mengatakan penanganan Covid-19 di Bali saat ini sudah bagus.

"Covid-19 di Bali bagus penanganannya recovery rate nya sudah 87 persen naik dari bulan lalu saya ke sini masih 84 persen. Jadi cukup bagus," kata Menko Luhut. 

Menurutnya kita semua harus saling bahu-membahu mengingatkan ini, kadang-kadang orang hanya melihat infected tidak melihat recovery rate. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved