Breaking News:

Jadi Narasumber Webinar Universitas Muhammadiyah Magelang,Suwirta Berbagi Penerapan KTR di Klungkung

Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Made Adi Swapatni, memaparkan bagaimana penerapan Perda KTR

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang juga Ketua Aliansi Bupati/Walikota dalam Pengendalian tembakau dan PTM didaulat menjadi narasumber Webinar Series High Level Meeting, tentang penegakan KTR (kawasan tanpa rokok) yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) secara virtual, (25/8/2020) siang. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta yang juga Ketua Aliansi Bupati/Walikota dalam Pengendalian tembakau dan PTM didaulat menjadi narasumber Webinar Series High Level Meeting, tentang penegakan KTR (kawasan tanpa rokok) yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma), (25/8/2020) siang.

Secara virtual,  Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Made Adi Swapatni, memaparkan bagaimana penerapan Perda KTR di Kabupaten Klungkung.

Di hadapan para peserta webinnar, Bupati Suwirta menjelaskan ada beberapa beberapa hal yang menentukan dalam  penerapan  KTR termasuk juga pencegahan penyakit yang tidak menular, antara lain komitmen, regulasi, eksekusi, inovasi dan berkelanjutan.

Menurut Suwirta perlu disadari bersama, bahwa merokok merupakan kebiasaan yang mengganggu kesehatan.

Hindari Antrean Membludak, Masyarakat Diharapkan Lakukan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Lewat Online

Update Covid-19 di Denpasar 25 Agustus 2020: 6 Pasien Sembuh, Kasus Positif Bertambah 9 Orang

WHDI Denpasar Serahkan Bantuan 25 Wastafel kepada Sejumlah Pengempon Pura di Denpasar

 Apa yang dipahami tentang bahaya rokok itu, harus dijadikan komitmen dari pimpinan daerah untuk pengambilan kebijakan.

"Siapapun bisa melakukan komitmen itu, apalagi pimpinan daerah yang harus menjadi komando di daerahnya," ujar Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta juga menjelaskan, di Kabupaten Klungkung selain ada Perda,  juga dikuatkan dengan pararem (aturan adat) yang dibuat di masing-masing Desa Adat terkait KTR.

'Inovasi ini tidak serta merta melakukan tipiring, tetapi lebih banyak melakukan edukasi terhadap masyarakat," jelasnya.

Pemda juga melakukan MoU dengan semua sekolah di Klungkung, mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK untuk menangani masalah kebiasaan merokok.

Juga membuat Gerakan Remaja Anti Asap Rokok (Gebrak), Klinik Berhenti Merokok dan lain sebagainya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved