Breaking News:

Satreskrim Polres Jembrana Sisir CCTV di Sekitar Lokasi Kejadian Kepruk Kaca di Jembrana

Pihak Satreskrim Polres Jembrana melakukan penyisiran CCTV sebagai upaya penyelidikan untuk menangkap pelaku kejahatan kepruk kaca

Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Foto: Seorang Petugas Kepolisian menunjukkan kaca bagian pengemudi yang dikepruk oleh pelaku, Selasa (25/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Pihak Satreskrim Polres Jembrana melakukan penyisiran CCTV sebagai upaya penyelidikan untuk menangkap pelaku kejahatan kepruk kaca.

Kejadian kepruk kaca terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Negara, atau tepat di depan Puri Agung Negara, Jembrana, Bali, membuat korban Dahana (54) kehilangan uang Rp. 70 juta.

Dari pantauan Tribun Bali, petugas buser Mapolres Jembrana menyebar melakukan penyelidikan.

Buser yang langsung dipimpin Kasatreskrim Mapolres Jembrana, AKP Yogie Pramagita.

Hanya 15 Menit Ditinggal Makan, Dahana Kehilangan Rp. 70 Juta di Jembrana

4 Alasan Giring Ganesha Deklarasikan Maju ke Pilpres 2024, Disambut Jokowi dan Didukung Partai Lain

Tingkatkan Kinerja, Basarnas Gelar Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik di Bali

Polisi melakukan penyisiran berupa pengumpulan barang bukti CCTV.

Baik disekitaran lokasi kejadian hingga di Bank tempat korban mengambil uang yang amblas digasak pelaku.

Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita di lokasi kejadian mengaku, bahwa sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan.

Pihaknya belum dapat mengurai kejadian dan pengembangan kasus, karena sedang melakukan pengumpulan barang bukti.

"Ya sedang kami telusuri. Nanti ketika ada perkembangan kami infokan," ucapnya, Selasa (25/8/2020).

Sebelumnya, kejadian kepruk kaca terjadi di wilayah atau depan Puri Agung Negara, tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Negara.

Uang milik korban Dahana amblas digasak pelaku kepruk kaca, sekitar Rp 70 Juta.

Pelaku berhasil menggasak meski lingkungan di sekitar lokasi kejadian terbilang ramai.

Berjarak hanya lima hingga 10 meter banyak pedagang yang berjejer. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved