Breaking News:

Sponsored Content

Fadzly : Miliki JKN-KIS Adalah Bonus Bagi Pekerja

Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dirancang oleh Pemerintah untuk menjamin kesehatan seluruh warga negara Indonesia

Istimewa
Muhammad Fadzly (26) 

TRIBUN-BALI.COM - Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dirancang oleh Pemerintah untuk menjamin kesehatan seluruh warga negara Indonesia, dan terdiri dari beberapa segmen kepesertaan.

BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN-KIS bertanggungjawab langsung kepada Presiden dan terkait dengan kepesertaan pada program JKN-KIS telah tertuang di dalam Peraturan Presiden Repubik Indonesia, yang terbaru saat ini yaitu Peraturan Presiden Repubik Indonesia Nomor 64 Tahun 2020.

Bagi seorang yang bekerja di dalam suatu perusahaan wajib menjadi peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

Dialah Muhammad Fadzly (26), salah seorang pekerja yang berstatus pegawai kontrak di Cargo Bandara Ngurah Rai yang mengaku telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen PPU kelas 2.

Suandana: Pahlawan Masa Kini Adalah Menjadi Peserta JKN-KIS

Sri Mulyani Sebut Perekonomian Indonesia Terancam Tetap Minus Sampai Kuartal III 2020

Ini Alasan Amien Rais Enggan Kembali Lagi ke PAN & Siap Lauching Partai Baru Desember 2020

Sebagai kepala keluarga dan tulang punggung keluarga, pria yang biasa dipanggil Fadzly mengaku terdaftar sebagai peserta JKN-KIS yang telah mencakup dirinya beserta keluarga dirasakan sangat berarti dan bermanfaat.

“Bagi saya menjadi peserta JKN-KIS bukan hanya sekedar kewajiban sebagai seorang pekerja, namun memiliki JKN-KIS seperti sebuah bonus, di samping gaji bulanan dan saya merasa kebutuhan saya telah terlengkapi dengan memiliki JKN-KIS,” ujar pria 26 tahun itu.

Fadzly mengaku belum pernah menggunakan JKN-KIS untuk berobat.

Namun ia sempat beberapa kali menerima manfaat dari Program JKN-KIS saat sang istri harus menjalani proses persalinan.

Ia menyebut sangat bersyukur karena proses persaliann dengan menggunakan JKN-KIS sangat mudah.

“Salah satu keringanan yang sangat saya rasakan dan ingat sampai saat ini adalah ketika melahirkan. Pelayanannya sangat baik, mulai dari kedatangan di rumah sakit, tidak memiliki kendala dari sisi administrasi, petugas dan perawat yang ramah, pelayanan yang diberikan pun sangat bagus dan tentunya tidak dikenakan biaya apapun karena saya menggunakan JKN-KIS sesuai hak,” jelas Fadzly.

Fadzly mengaku hanya mengeluarkan biaya untuk membeli barang-barang lainnya yang diperlukan selain keperluan medis dan baginya hal itu sangat wajar.

Oleh karena itu, Fadzly sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menjalankan Program JKN-KIS dengan baik, khususnya kepada perusahaan yang memberinya pekerjaan dan mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS.

Fadzly berharap agar Program JKN-KIS ini selalu mengutamakan pelayanan yang baik kepada seluruh masyarakan tanpa membeda-bedakan. (*).

Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved