Breaking News:

Cegah Stunting, Menteri Bintang Puspayoga Imbau Para Ibu Berikan ASI Eksklusif

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya.

Penulis: Noviana Windri | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Noviana Windri
Tangkapan layar live streaming Kemen PPPA dalam Dialog Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dengan tema 'Pentingnya ASI dalam Upaya Pencegahan Stunting', Rabu (26/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga mengatakan stunting merupakan salah satu isu tumbuh kembang anak yang menjadi tantangan besar bangsa Indoenesia.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya.

Hal ini disebabkan karena anak kekurangan gizi kronis pada awal kehidupannya.

Dalam Dialog Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dengan tema 'Pentingnya ASI dalam Upaya Pencegahan Stunting', Rabu (26/8/2020).

Sempat Tertunda, BLT Kabupaten di Nusa Penida Akan Diberikan Selama 2 Bulan

Hari ini, Jokowi Serahkan BSU kepada Pekerja Peserta BPJamsostek, Tahap Pertama untuk 2,5 Juta Orang

Tablet Multitasking Cocok untuk Kerja dan Main Game, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S7 Series

Menteri Bintang menegaskan upaya pencegahan stunting dapat dilakukan dengan memberikan perhatian khusus pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak, diantaranya melalui pemberian ASI ekslusif.

Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) memiliki potensi besar untuk memberikan edukasi dan pendampingan berkelanjutan, khususnya dalam memberikan dukungan bagi ibu menyusui beserta keluarganya.

Dialog yang merupakan tindaklanjut dari pertemuan virtual yang diselenggarakan Sekretariat Wakil Presiden RI dalam rangka Peringatan Pekan ASI Sedunia Tahun 2020 beberapa waktu lalu bertujuan memperkuat kapasitas para psikolog/konselor, dinas di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai pelaksana PUSPAGA untuk memahami pentingnya ASI dalam upaya pencegahan stunting.

Saat ini, sudah ada 135 PUSPAGA yang tersebar di 12 provinsi dan 120 kabupaten/kota, serta pelayanan secara online yang mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Beberapa bentuk edukasi yang dapat diberikan tim psikolog dan konselor PUSPAGA profesional kepada keluarga untuk mendukung ibu menyusui.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved