Breaking News:

Sopir Ngantuk Tabrak Tugu Balang Tamak Gilimanuk

Disinyalir kuat karena mengantuk ketika mengemudikan truknya, Hari Waluyo, 48 tahun, menabrak tugu di Kelurahan BB Agung, Kecamatan Negara, Jembrana

Polres Jembrana
Truk yang menabrak tugu di tengah Jalan Kelurahan BB Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Sabtu (29/8/2020) malam hari. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Disinyalir kuat karena mengantuk ketika mengemudikan truknya, Hari Waluyo, 48 tahun, menabrak tugu di Kelurahan BB Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali.

Akibat kejadian itu, truk mengalami kerusakan parah di bagian bodi depan dan sebagian bangunan tugu rusak.

Kejadian ini terjadi di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Sabtu (29/8/2020) kemarin.

Kasatlantas Polres Jembrana IPTU Shinta Ayu Pramesti mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, di Jalan Denpasar-Gilimanuk Kilometer 95-96 Jalan Udayana.

Kendaraan truk AG 8665 UH dikemudikan oleh pria asal Kediri, Jawa Timur.

Sopir tidak mengalami luka, hanya truk  rusak bagian bodi depan samping.

"Memang diakui oleh sopir bahwa mengantuk. Sehingga ketika melintas di tugu kemudian menabrak," ucapnya, Minggu (30/8/2020).

Shinta menjelaskan, kendaraan truk yang dikemudikan korban awalnya bergerak dari arah barat ke timur, atau dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Di sekitaran lokasi kejadian, cuaca cerah malam hari, terdapat lampu penerangan jalan.

Namun, saat memasuki jalan simpang empat yang terdapat tugu di tengah persimpangan, sopir tidak mampu menguasai kendaraannya karena mengantuk sehingga menabrak tugu pada persimpangan tersebut.

"Untuk truk sudah dilakukan evakuasi, sedangkan pengemudi beristirahat dan sudah melanjutkan perjalanan ke Denpasar," ungkapnya.

Kejadian lakalantas di Jembrana, mulai Januari 2020 hingga Sabtu (29/8/2020), tercatat sekitar 111 kasus.

Dari 111 kasus itu, sebanyak 25 orang meninggal dunia, pengguna jalan luka berat nol kasus dan luka ringan sebanyak 144 orang.

"Untuk kejadian ada sekitar 25 orang meninggal dunia dari Januari hingga Agustus 2020. Kami tetap mengimbau supaya masyarakat tetap waspada dan selalu taat peraturan lalu lintas," bebernya.

(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved