Breaking News:

Corona di Bali

Kasus Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah 27 Orang, Sembuh 23 Orang

Kasus positif Covid-19 di Buleleng, Bali, Minggu (6/9/2020), bertambah sebanyak 27 orang

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Buleleng, I Ketut Suweca. 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kasus positif Covid-19 di Buleleng, Bali, Minggu (6/9/2020), bertambah sebanyak 27 orang.

Selain itu juga terdapat penambahan 23 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Buleleng, I Ketut Suweca mengatakan, penambahan kasus positif Covid-19 saat ini tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Buleleng.

Dengan rincian 16 orang berasal dari Kecamatan Buleleng, tiga orang berasal dari Kecamatan Sawan, satu orang asal Kecamatan Sukasada, empat orang asal Kecamatan Kubutambahan, satu orang asal Kecamatan Tejakula, satu orang asal Kecamatan Busungbiu, dan satu orang lainnya asal Kecamatan Banjar.

Dengan demikian, saat ini jumlah pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Buleleng sebanyak 92 orang.

Jumlah Kematian Positif Covid-19 di Bangli Tembus 11 Orang

Denda Rp 100.000 Tak Pakai Masker Diterapkan di Bangli, Tim Gabungan Bakal Razia Setiap Kecamatan

Ruang ICU Covid-19 di RSUD Klungkung Penuh, Angka Pasien dengan Gejala Berat Masih Tinggi

Dimana, 31 di antaranya dirawat di RSUD Buleleng, satu orang dirawat di RSUP Sanglah, satu orang dirawat di RS Pratama Giri Emas, dua orang dirawat di RS Kertha Usada, tiga orang dirawat di RS Bali Med Buleleng, tiga orang  dirawat di RS KDH BROS, dua orang dirawat RS Shanti Graha Seririt, satu orang dirawat di RS Paramasidhi, dan 49 orang lainnya hanya menjalani isolasi mandiri di rumah, karena gejala yang dialami tergolong ringan.

Selain itu, Suweca juga menyebut pada Minggu (6/9/2020), terdapat 23 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Dengan rincian 16 pasien asal Kecamatan Buleleng, tiga pasien asal Kecamatan Seririt, satu pasien asal Kecamatan Sukasada, dan tiga pasien lainnya asal Kecamatan Sawan.

Dengan demikian, jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh sejak Maret 2020 hingga saat ini sudah sebanyak 477orang.

Disisi lain, Peraturan Bupati (Perbup) nomor 41 tahun 2020 tentang penegakan protokol kesehatan mulai diterapkan, Senin (7/9/2020), ditandai dengan upacara gelar pasukan dan launching, yang rencananya dilaksanakan di Taman Kota Singaraja. 

Tujuh Kasus Positif Covid-19 Baru di Jembrana

2 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Denpasar, Kasus Positif Bertambah 31 Orang

8.025 Meninggal Terinfeksi Virus Corona di Indonesia, Hari ini 7 Pasien Meninggal di Bali

Masyarakat maupun pelaku usaha yang ditemukan tidak menggunakan masker akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 100 per orang, dan Rp 1 juta untuk per satu pelaku usaha.

Pembayaran sanksi denda ini dapat dilakukan maksimal 10 hari, sejak ditemukan adanya pelanggaran.

Sekda Buleleng, juga sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa berharap, dengan adanya Perbup maupun Pergub Nomor 46 Tahun 2020, masyarakat bisa lebih disiplin lagi menerapkan protokol kesehatan, sehingga kasus penularan Covid-19 bisa ditekan.

"Masyarakat yang melanggar akan ditindak di tempat, hari itu juga oleh Satpol PP di-backup TNI dan Polri. Namun untuk pembayaran dendanya bisa tunai atau non tunai. Kalau pelanggar belum bersedia membayar hari itu juga, akan diberikan waktu selama 10 hari, dan KTPnya akan disita sampai dendanya dibayar. Uang pembayaran denda itu akan masuk langsung ke rekening kas daerah," jelas Suyasa.

(*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved