Breaking News:

Menteri Koperasi dan UKM Sebut Bali Krisis, Teten Masduki : Dua Kuartal Terus Menerus Negatif

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melakukan kunjungan ke Bali dan meninjau pelaksanaan pameran UMKM Tindak Gangsar di Rumah Sanur Creative Hub

Tribun Bali/Rizal Fanany
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengunjungi stand UMKM dalam kegiatan Tindak Gangsar Ekspedisi UMKM Bangkit Merdeka di Rumah Sanur Creative Hub, Denpasar ,Minggu (6/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melakukan kunjungan ke Bali dan meninjau pelaksanaan pameran UMKM Tindak Gangsar di Rumah Sanur Creative Hub, Denpasar, Bali, Minggu (6/9/2020) siang.

Ia mengaku, kunjungannya ke Bali untuk memulihkan pariwisata khususnya di Bali agar muncul gerakan banyak orang tidak takut naik pesawat dan berwisata, asalkan patuh pada protokol kesehatan.

Selain itu, Teten mengatakan, saat ini Bali sudah masuk krisis, karena dalam dua kuartal terus menerus negatif.

“Ini harus segera kita pulihkan,” katanya.

Motor Milik Lupi Terbakar Saat Dipanaskan, Diduga Karena Hal Ini

Berikut Hasil Lengkap UEFA Nations League Tadi Malam, Portugal Raih Kemenangan Tanpa Ronaldo

Penyerang Sevilla, Munir El Haddadi Positif Covid-19.

Ia mengatakan, saat ini Bali sebagai sentral UMKM dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga menurutnya, jika wisata di Bali pulih akan mampu menarik gerbong ekonomi bukan hanya di Bali namun juga di luar Bali.

“Saya juga mau memastikan program bantuan Presiden berupa stimulus pembiayaan yang murah bisa mengatasi masalah ekplore UMKM di Bali dan ya sudah berjalan,” katanya.

Untuk membangkitkan UMKM, pihaknya memberikan restrukturisasi penundaan bayaran cicilan ke bank dan koperasi selama 6 bulan.

Pemerintah juga mensubsidi bunga sebesar 6 persen selama 6 bulan.

“Juga subsidi pajak oleh pemerintah dan mereka tidak bayar pajak. Yang belum punya pinjaman ke bank kami siapkan bantuan Presiden berupa hibah untuk usaha mikro Rp. 2.4 juta untuk 12 juta usaha mikro dengan total anggaran Rp. 22 triliun, tapi ada opsi untuk diperlebar jadi 15 juta dan hari ini sudah lebih dari 60 persen penyerapannya dan September ini sudah 100 persen,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved