Breaking News:

Corona di Bali

Nabung Sampah untuk Bekal Hari Raya, Inovasi Krama Banjar Batanancak Ubud

Di Banjar Batanancak, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Bali, masyarakat menabung menggunakan sampah nanti hasilnya berupa uang dimanfaatkan untuk hari raya

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Foto: Masyarakat menabung di Bank Sampah Batanancak Resik, Ubud, Gianyar untuk bekal hari raya, Minggu (6/9/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Di tengah lesunya ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19, sejumlah inovasi pun bermunculan dalam meringankan perekonomian masyarakat.

Seperti di Banjar Batanancak, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Bali.

Masyarakat menabung menggunakan sampah nanti hasilnya berupa uang dimanfaatkan untuk hari raya.

Namun karena hal ini baru berjalan sejak 2 Juli 2020 ini, uang tersebut belum disarankan untuk ditarik untuk Hari Raya Galungan dan Kuningan yang akan datang dalam beberapa hari ini.

Ini 5 Penyebab Uban Muncul Meski Usia Masih Sangat Muda, Diantaranya Autoimun

Maverick Vinales Puji Fabio Quartararo Saol Ini

Pelatih Timnas Jerman Kecewa Kai Havertz Pindah ke Chelsea, Ini Alasannya

Sebab, pihak pengelola menilai uang masyarakat yang terkumpul masih sedikit.

Uang tersebut baru akan dicairkan pada Galungan berikutnya.

Ketua Bank Sampah Batanancak Resik, Ni Putu Sri Desy Ekayanthi, Minggu (6/9/2020) mengatakan, menabung dengan sampah ini, baru dilakukan pada 2 Juli ini.

Hal tersebut tercetus ketika melihat masyarakat yang kesulitan ekonomi pasca Covid-19.

Dimana di banjar tersebut, kata dia, banyak masyarakat kehilangan mata pencaharian, bahkan yang masih bekerja pun pendapatannya jauh menurun.

Seperti diketahui, kata dia, masyarakat Bali sangat mentaati tradisi dan budaya warisan leluhur yang hampir semuanya dibalut dengan kegiatan keagamaan.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved