Breaking News:

Minus Ekonomi Bali Lebih Tinggi dari Nasional, Sekda Bali Dorong Akselerasi Pencairan Dana Hibah

Pada kuartal kedua tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi yang sangat hebat hingga minus 10,98 persen.

Dokumentasi Pemprov Bali
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Indra memberikan pengarahan pada apel disiplin yang berlangsung secara virtual, Senin (7/9/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pada kuartal kedua tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi yang sangat hebat hingga minus 10,98 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dari nasional yang mengalami minus 5 persen.

Berkaitan dengan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang mengalami minus, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, Dewa Indra mendorong akselerasi pencairan dana hibah.

Menurutnya, satu-satunya upaya yang dapat dilakukan saat ini adalah dengan menambah belanja pemerintah sehingga perekonomian bisa membaik.

“Misalnya ada hibah untuk pembangunan sanggah atau pura, kalau dananya cair kan otomatis mereka akan beli bahan-bahan bangunan. Tukang dan buruh bangunan juga dapat pekerjaan. Ini akan berpengaruh pada pendapatan dan daya beli masyarakat,” terangnya dalam Dewa Indra dalam pengarahannya pada apel disiplin yang berlangsung secara virtual, Senin (7/9/2020).

TCEC Serangan Hadirkan Bincang Virtual Selama Sebulan, Ini Tema yang Diangkat

7 September, Mengenang Wafatnya Munir, Begini Detik-detik Meninggalnya Sang Pejuang Kemanusiaan

PWNU Bali Gelar Konferwil VII Pengurus Wilayah VII, Generasi Millenial Jadi Ujung Tombak

Di akhir arahannya, Sekda Dewa Indra mengingatkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali mematuhi aturan penggunaan masker sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Ia menginformasikan, Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan mulai diberlakukan secara serentak pada 7 September 2020.

Pergub itu antara lain mengatur denda Rp 100 ribu bagi mereka yang tidak mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah.

Ia tak ingin ada ASN yang melanggar aturan tersebut dan sampai kena denda. Apel virtual diikuti seluruh OPD Pemprov Bali dari kantor masing-masing. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved