Breaking News:

Pilkada Serentak

Pesan Jokowi kepada Peserta Pilkada Serentak 2020: Jangan Gunakan Politik SARA

Harus ada ketegasan, jangan sampai menggunakan politik-politik identitas, politik SARA, karena itu akan membahayakan persatuan dan kesatuan.

ANTARA/Youtube/Sekretariat Presiden/pri.
Presiden RI Joko Widodo 

TRIBUN-BALI.COM - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada penyelenggara pilkada agar bekerja keras menggelar pesta demokrasi berkualitas di sejumlah daerah.

Hal itu ia katakan dalam rapat terbatas melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Dalam rangka persiapan pelaksanaan pilkada serentak, pada siang hari ini saya ingin menyampaikan beberapa hal.

Bahwa perlu saya tegaskan kembali, pertama, bahwa keselamatan masyarakat, kesehatan masyarakat adalah segala-galanya.

Tak Punya Kursi di Lima Daerah, PKB Bali Pastikan Tetap All Out di Pilkada Serentak 2020

BREAKING NEWS Ratusan Massa Serukan Bebaskan JRX dan Pencabutan Pasal Pidana UU ITE

Ini 7 Drakor Tahun 2013 yang Memiliki Kisah Cerita Menarik & Bertabur Bintang

Jadi protokol kesehatan tidak ada tawar-menawar.

Yang kedua, keberhasilan kita untuk keluar dari berbagai risiko akibat pandemi adalah jika kita berhasil menangani permasalahan kesehatan, bisa menangani permasalahan pandemi.

Oleh karena itu, sekali lagi, kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pilkada harus dilakukan, harus ditegakkan, dan tidak ada tawar-menawar.

Karena saya mengikuti situasi di lapangan, masih banyak pelanggaran protokol (kesehatan) yang dilakukan oleh bakal pasangan calon.

Misalnya, masih ada deklarasi bakal pasangan calon pilkada yang menggelar konser yang dihadiri oleh ribuan (orang) dan mengundang kerumunan, menghadirkan massa.

Hal-hal seperti ini saya kira harus menjadi perhatian kita.

Halaman
1234
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved