Breaking News:

Corona di Bali

Bertemu Civitas Akademika Unud, Dwipayana Janji Tindaklanjuti Peningkatan Jumlah Tes Covid-19

Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia melakukan pertemuan dengan Rektor dan civitas akademika Unud

Dokumentasi Stafsus Presiden RI
Foto: Pertemuan Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana dengan Rektor dan civitas akademika Universitas Udayana (Unud), Selasa (7/9/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana melakukan pertemuan dengan Rektor dan civitas akademika Universitas Udayana (Unud), Selasa (8/9/2020).

Dalam pertemuan itu, Ari Dwipayana diterima Rektor Unud, Prof. Anak Agung Raka Sudewi dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi yang juga Ketua Satgas Covid-19 Unud, Prof. Ida Bagus Wyasa Putra didampingi civitas akademika guna membahas perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Unud menyampaikan berbagai masukan yang diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan penanganan Covid-19, baik di Provinsi Bali maupun nasional.

Mengawali pertemuan, Ari Dwipayana menyampaikan beberapa perkembangan terbaru penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah pusat, baik penanganan kesehatan maupun ekonomi.

Kasus Positif Covid-19 dan Pasien Meninggal di Bali Meningkat, Ini Penyebabnya

1 Hal dari Lionel Messi yang Diinginkan Cristiano Ronaldo

Diky Lukai Temannya dengan Pisau, Sakit Hati Karena Diperlakukan Kurang Baik

Ari Dwipayana mengapresiasi berbagai masukan konstruktif yang disampaikan Unud dan berjanji akan menindaklanjuti beberapa hal penting, di antaranya terkait peningkatan jumlah tes untuk mengetahui peta sebaran Covid-19 secara lebih akurat.

Menurut Ari, masukan Unud terkait peningkatan jumlah tes sangat penting karena keseriusan dalam melakukan tes akan berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat dan dunia internasional kepada Bali yang merupakan barometer keberhasilan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, dalam Sidang Paripurna Kabinet, Senin, 7 September 2020 yang lalu, Presiden Jokowi meminta Menteri Kesehatan untuk mengatasi ketimpangan kapasitas melakukan testing antardaerah.

"Sebelumnya, Presiden juga telah meningkatkan target pengujian PCR dari 20 ribu menjadi 30 ribu per hari," jelasnya dalam siaran persnya yang diterima Tribun Bali.

Pada akhir pertemuan, Ari Dwipayana menyerahkan 10 ribu masker kepada Rektor Unud untuk disebarkan kepada masyarakat, sekaligus mendukung kampanye penggunaan masker di Bali. (*).

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved