Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Timnas Indonesia

Duka Cita Ahmad Bustomi Untuk Kepergian Alfred Riedl

Pemain Persela Lamongan, Ahmad Bustomi turut berduka cita atas kepergian mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Tayang:
Editor: M. Firdian Sani
Istimewa
Gelandang Arema Ahmad Bustomi di Bandara Ngurah Rai Bali, Jumat (6/10/2017) sore. 

TRIBUN-BALI.COM - Mantan pelatih timnas Indonesia, Afred Riedl dikabarkan telah meninggal dunia pada Selasa, (8/9/2020).

Hal ini tentu membuat sedih seluruh pecinta sepak bola indonesia.

Tak terkecuali pemain Persela Lamongan, Ahmad Bustomi turut berduka cita atas kepergian mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl.

Pasalnya selama menjadi pelatih timnas Indonesia, Riedl sukses mengantarkan tim Garuda dua kali masuk final Piala AFF.

Tepatnya hal ini terjadi pada 2010 dan 2016 silam.

Penuh Haru, Ini Kata Irfan Bachdim Soal Sosok Alfred Riedl

Meski tak bisa menjadi juara, namun dua kali runner-up merupakan hasil yang tetap harus diapresiasi.

Sementara itu, rupanya rasa duka cita tak hanya menyelimuti para pendukung timnas Indonesia.

Salah satu pemain Riedl di timnas Indonesia tahun 2010, Ahmad Bustomi juga merasakan kesedihan tersebut.

Terlebih Riedl merupakan sosok pelatih yang memberikan kesempatan debut bagi Ahmad Bustomi di timnas.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini pun kini hanya bisa mengenang sosok seorang Riedl.

Menurutnya, Riedl adalah pelatih yang disiplin dan tegas.

Bahkan Ahmad Bustomi tak segan-segan menyebut Riedl merupakan tokoh yang dianggap sudah seperti bapak bagi para pemain.

"Dia pelatih disiplin, tegas, dan seperti bapak bagi pemain-pemainnya," kata Ahmad Bustomi.

Sebagai seorang bapak, tak jarang Riedl memberikan beberapa wejangan kepada anak asuhnya. 

Ucapan Belasungkawa Legenda Persija Bambang Pamungkas, Sebut Sosok Alfred Riedl Tegas dan Fair

Salah satu yang paling diingat oleh Ahmad Bustomi adalah ketika Riedl berpesan bahwa sebagai pemain bola harus tetap rendah hati.

Jangan terbuai dengan pujian yang datang, karena hal itu tak abadi.

"Dia bilang menjadi pemain bola harus tetap menginjak bumi, harus terkontrol," ucap Ahmad Bustomi.

"Jangan sampai senang dipuja-puji karena bisa saja besok kalian akan jatuh dari atas, itu akan sangat menyakitkan," ujarnya. (*) 

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Kenang Alfred Riedl, Ahmad Bustomi: Dia seperti Bapak bagi Pemain

 

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved