Breaking News:

Ini Kata Giri Prasta Terkait ASN di Badung yang Diperiksa Bawaslu Karena Diduga Ikut Politik Praktis

Menyikapi hal tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta akhirnya angkat bicara, saat di konfirmasi Rabu (9/9/2020).

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Badung Badung telah memanggil sejumlah pegawai baik berstatus ASN maupun Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemkab Badung.

Hingga kemarin ada tiga pegawai yang dipanggil karena diduga terlibat dalam politik praktis.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta akhirnya angkat bicara, saat di konfirmasi Rabu (9/9/2020).

Pihaknya mengatakan sangat mengapresiasi langkah atau kinerja Bawaslu selama ini.

Bina Sekolah Kejuruan, INKA Bentuk Ekosistem Industri Kereta di Banyuwangi

Tips Kurangi Efek Radiasi Layar Gawai pada Mata Selama Belajar dari Rumah

Utamakan Edukasi, Bupati Giri Prasta Tak Langsung Kenakan Denda Warga yang Tidak Pakai Masker

Dengan adanya kasus tersebut, Bawaslu Badung telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Tugas bawaslu sudah bagus. Inilah namanya komunikasi yang bersinergi. Bawaslu harus mengingatkan agar tidak terjadi pelanggaran,” kata Giri Prasta.

Lebih lanjut Bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang itu mengatakan, sejatinya ASN hak pilihnya tidak dicabut, tidak seperti TNI/POLRI yang harus netral.

Namun katanya ketika ASN diundang untuk mendengarkan visi dan misi, dikatakan Giri Prasta sekiranya sah-sah saja.

“Sebenarnya yang tidak boleh ASN berpolitik praktis, menjadi Jurkam (juru kampanye) misalnya. Sehingga itu dilarang undang-undang,”tegasnya.

Giri Prasta pun kembali menekankan posisi ASN sebagai warga negara yang memiliki hak pilih.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved