Breaking News:

Corona di Bali

Rasio Hunian Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di RSUP Sanglah Mencapai 94,39 Persen

Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia melakukan pertemuan Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar

Stafsus Presiden RI
Foto: Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana (ketiga dari kiri) foto bersama dengan jajaran Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Selasa (7/9/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Koordinator Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Anak Agung Gede Ngurah Ari Dwipayana melakukan pertemuan Direksi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Selasa (7/9/2020).

Melalui siaran pers Stafsus Presiden RI yang diterima Tribun Bali, Direktur Utama RSUP Sanglah Denpasar, I Wayan Sudana menyampaikan kondisi perkembangan penanganan pasien Covid-19 di fasilitas kesehatan yang dipimpinnya itu.

Perkembangan disampaikan mulai dari kesiapan mengantisipasi meningkatnya jumlah pasien Covid-19 serta keterbatasan tempat tidur yang harus segera mendapatkan perhatian pemerintah.

Sudana menuturkan, saat ini angka rasio hunian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) untuk pasien Covid-19 di RSUP Sanglah sudah mencapai 94,39 persen.

Honda Kehilangan Tajinya Tanpa Marc Marquez

Bawa 3 Jam Istri Orang, Bos Telekomunikasi Negara Ini Disanksi Begini oleh Sidang Adat

Pohon Tumbang di Gerokgak Buleleng Timpa Pengemudi Minibus, Korban Meninggal Dunia

"Kondisi ini perlu segera diantisipasi dengan menyiapkan ruang-ruang perawatan baru agar siap setiap saat, jika tiba-tiba terjadi lonjakan pasien," kata Sudana.

RSUP Sanglah juga memberikan masukan agar pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif bagi tenaga non medis yang juga telah bekerja keras dalam penanganan pasien Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Ari Dwipayana berjanji akan menyampaikan berbagai masukan tersebut, sekaligus mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada para tenaga medis yang selama pandemi telah menjadi ujung tombak penanganan Covid-19. (*).

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved