Breaking News:

Corona di Bali

Utamakan Edukasi, Bupati Giri Prasta Tak Langsung Kenakan Denda Warga yang Tidak Pakai Masker

“Boleh tegas tapi harus melakukan pembinaan. Saya rasa denda itu tidak akan terjadi lagi di badung. Kita akan terapkan edukasi ke Masyarakat,

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pengenaan denda berupa uang sebesar Rp 100.000 bagi yang tidak menggunakan masker di Kabupaten Badung tidak lagi menjadi prioritas.

Bahkan kedepan kabupaten Badung akan mengedepankan edukasi daripada pengenaan denda tersebut.

“Boleh tegas tapi harus melakukan pembinaan. Saya rasa denda itu tidak akan terjadi lagi di badung. Kita akan terapkan edukasi ke Masyarakat,” kata Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat di temui di Kantor Kominfo Badung, Rabu (9/9/2020).

Pihaknya mengakui, sidak penggunaan masker sebagai tindak lanjut dari Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

Perjalanan Marsma Wayan Superman Raih Pangkat Bintang Satu di TNI AU, Kini Jabat Danlanud di Malang

BNNK Badung Berhasil Gagalkan Penyelundupan Ganja Seberat 5 Kg, Amankan Jaringan Pengedar Bali Medan

Ini Daftar 5 Negara yang Larang Warga Negara Indonesia Masuk Wilayahnya di Tengah Pandemi

Bahkan di Badung telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Badung Nomor 52 tahun 2020, tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru.

“Tapi kita di Kabupaten Badung akan lebih mengedepankan edukasi dari pada pengenaan denda,” tegasnya kembali.

Bupati asal Desa Pelaga, Petang itu mengatakan sangat menghargai peraturan gubernur tersebut.

Namun berkenaan dengan implementasi di Kabupaten Badung khususnya harus melakukan edukasi. Edukasi kepada masyarakat tidak langsung ke denda dengan nominal Rp 100 ribu.

“Ini cara kami melakukan edukasi, karena kami paham betul, bukan hanya Badung, dunia pun sekarang terpuruk karena pandemi Covid-19.

Maka dari awal hingga sekarang dan kedepannya kami selalu memberikan edukasi kepada masyarakat Kabupaten Badung,” Giri Prasta  didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menyampaikan sanksi denda administratif merupakan upaya terakhir, bila upaya pembinaan dan teguran juga tidak diindahkan.

Sedangkan terkait dengan penanganan saat ini, Bupati menilai terlalu represif.

“Maka saya kira itu tidak akan dilakukan kembali dan kami selaku Ketua Gugus Kabupaten Badung sudah minta kepada tim dibawah, kita kedepankan sekali lagi edukasi untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Pihaknya menegaskan edukasi disiplin prokes bukan menghapus sanksi administrasi.

Trisno Harapkan Bali Bulan September 2020 Kembali Inflasi

Jakob Oetama Tutup Usia, Dokter Felix Prabowo: Jakob Oetama Negatif Covid-19

67 Pelanggar Protokol Kesehatan Diamankan Satpol PP Karangasem

 Sanksi akan diberlakukan apabila tahapan pembinaan tidak diindahkan. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved